16Jan

Berbagai Macam Hal yang Wajib Dipertimbangkan dalam Jualan Es Batu

Siapa yang tak tahu dengan es batu. Salah satu cara paling gampang untuk menciptakan minuman dingin adalah memakai es batu. Sehingga pasti hampir semua orang pernah mengonsumsinya.

Es batu pada dasarmya hanyalah air yang mengalami pendinginan hingga di bawah 0 derajat celicus, sehingga air membeku dan menjadi es. Es batu bisa terjadi secara alami ataupun buatan. Meskipun namanya es batu, akan tetapi es batu tidak ada hubungannya dengan batu.

Es batu seringkali disandingkan dengan es kering. Di bahasa inggris pun keduanya hanya dibedakan oleh kata “dry”, satu dinamai ice, satu lagi dinamai dry ice. Memang keduanya memiliki kesamaan fungsi, tetapi zat dan cara pembentukannya berbeda. Es batu dibuat dari H2O atau air biasa yang dibekukan. Sedangkan dry ice atau es kering merupakan karbondioksida atau CO2 yang dipadatkan.

Dengan adanya teknologi freezer, pembuatan es batu di waktu sekarang ini mudah. Kita tinggal cuma menyimpan air di freezer dan membiarkannya beku. Freezer pun pada saat ini bermacam-macam, mulai dari yang kecil untuk kebutuhan pribadi, sampai freezer yang berukuran besar untuk kebutuhan industri.

Keperluan Pribadi dan Pasar akan Es Batu

Es batu saat ini sudah hampir menjadi keperluan primer. Baik keperluan bagi pribadi maupun pasar. Bagi pribadi, es batu diperlukan untuk membuat minuman atau mendinginkan makanan. Sedangkan bagi industri atau pasar, es batu dipakai untuk membuat produk atau mengawetkan produk. Misalkan seperti sekedar sebagai pendingin dari minuman es hingga menjadi pengawet dari ikan-ikan yang dibawa dalam kontainer.

Potensi Usaha Es Batu

Mungkin tidak banyak yang mengetahui, bahwa sebenarnya lumayan banyak kebutuhan es batu di pasar. Memang, bila cuma melihat usaha “jual es batu” rumahan yang biasanya terdapat di pinggir jalan atau rumah-rumah, tak terlihat bahwa usaha tersebut lumayan menguntungkan. Akan tetapi yang harus kita perlu untuk ketahui adalah usaha es batu tak cuma terdapat di “jual es batu” rumahan atau pinggiran itu, tetapi ada yang lainnya.

Di restoran atau rumah makan misalkan kita ambil contoh. Restoran memerlukan es batu untuk mendinginkan makanan atau minuman. Selain itu rumah makan juga memakai es batu untuk mendinginkan bahan makanan seperti misalkan Ikan. Yang mana tujuan ikan itu didinginkan sebelum diproses adalah agar ikan tetap segar.

Di samping rumah makan kita bisa ambil contoh di industri perikanan. Seperti yang kita ketahui bahwa Ikan harus lah tetap segar hingga terjual kepada pembeli agar terjaga kualitasnya. Seringkali ini menjadi kendala karena ketika proses pengiriman, kesegaran ikan berkurang atau hilang karena suhu. Sehingga Ikan harus dijaga supaya tetap dingin, segar, dan lembap selama proses pengiriman. Salah satu cara untuk melakukan penjagaan tersebut adalah dengan mengirimnya dalam wadah tertutup atau box yang memiliki suhu dingin. Dan cara untuk mendinginkan suhu di box atau wadah tersebut adalah dengan memberinya es batu.

Sehingga keperluan pasar akan es batu tak bisa dibilang kecil. Sehingga mesti ada yang memenuhi permintaan sekaligus peluang usaha es batu ini.

Ruth Harso, owner Ice Cube Crystal dapat memproduksi sekitar 10 ton es batu kristal setiap harinya. Es itu ia hargai seharga 1400/kg es batu kristal. Dari penjualan dengan harga tersebut ia dapat mengantongi profit sampai lima puluh persen.

Ahmad Zalu Wibowo di Cijantung, Jakarta juga melakukan usaha es batu kristal. Beliau memproduksi 4 ton es batu kristal per hari. Es batu itu dia jual dengan harga 1200 per kg-nya. Dari penjualan itu ia mendapat profit hingga 20%.

Ahmad mengatakan bahwa pengguna es batu kristal tidak cuma terbatas di restoran dan rumah makan saja. Orderan es batu dapat muncul dari pagelaran event-event, misalnya seperti Java Jazz. Acara-acara sekelas Java Jazz bisa membutuhkan es batu hingga 10 ton setiap hari.
Dari dua contoh kesuskesan usaha es batu tadi yang kami dapatkan dari peluangusaha.kontan.co.id, dapat kita simpulkan bahwa usaha es batu mempunyai potensi keuntungan yang tidak kecil.

Kebutuhan dalam Menjalankan Usaha Es Batu

Tempat

Modal yang pertama wajib kita adakan adalah modal tempat. Memang produk es batu ini tak terlalu begitu, tetapi bila kita telah bermain di level “ton-ton-an” tentu harus mempunyai tempat yang luasnya memadai. Bahkan selain bangunan yang memadai, kita juga memerlukan tempat yang bersih dan terjaga suhunya. Tentu jika tempat tidak bersih akan menimbulkan risiko kotornya es batu. Dan tentu kalau tempatnya mudah panas akan menjadikan es tidak awet.

Di tempat itu kita akan melaksanakan proses penciptaan es batu dengan mesin dan alat yang kita sudah siapkan. Selain itu, kita juga memerlukan tempat itu sebagai penyimpanan sementara sebelum es batu dikirimkan ke konsumen.

Alat Pembuat Es Batu

Untuk menghasilkan es batu dengan kuantitas besar sudah pasti kita membutuhkan alat pembuat es batu atau freezer khusus.

Kita lihat contoh Ahmad di pembahasan sebelumnya. Beliau mengeluarkan 200 juta untuk membeli 3 unit mesin pembuat es dan pemasangannya. Sedangkan tempat seluas 200m2 telah ia punyai sebelumnya. Mesin yang ia peroleh dari Jepang tersebut bisa membuat 200 kg es kristal dalam waktu 4 jam.

Jika tertarik mesin pembuat es batu yang lebih ekonomis bisa didapatkan di ramesia mesin.

Pengiriman

Kita juga harus menyiapkan semua yang dibutuhkan untuk pengiriman, seperti misalnya packing dan kendaraan. Yang patut dilihat dari packaging tersebut adalah kapasitas untuk menjaga suhu dingin dan kehigienisannya. Sedangkan yang patut diperhatikan dari kendaraan pengiriman adalah bahwa kendaraan tersebut harus bisa membawa dan menampung es sampai kuantitas ton.

Kurang lebih seperti itulah tentang kesempatan dan segala sesuatu yang diperlukan dalam memulai usaha es batu. Jika Anda tertarik dengan usaha yang belum begitu banyak pemainnya, berarti es batu ini merupakan salah satu pilihan bagus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *