08Feb

6+ Tuntutan Anda Dituntut Mempelajari Bahasa Arab

Mengapa mesti menimba ilmu bahasa Arab? Apa saja keuntungannya?

Walaupun kita tidak keturunan Arab, tetapi kegunaannya sangat besar jika kamu mau mempelajari bahasa Arab.

Ini beberapa sebab kenapa kita mesti kosongkan waktu demi menuntut ilmu bahasa Arab.

Pertama:

Kelebihan bahasa Arab sangatlah nyata karena bahasa Arab adalah bahasa Al-Qur’an Al-Karim. Sebagian pertimbangan inilah yang membuat pertimbangan besar mengapa kita mesti mempelajari bahasa Arab. Keistimewaan bahasa Arab disebutkan dalam Al-Qur’an lebih dari sepuluh tempat, seperti halnya dalam ayat,

وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَذَا الْقُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ . قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. (Ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 27-28)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyampaikan,

اللِّسَانُ العَرَبِي شِعَارُ الإِسْلاَمِ وَأَهْلِهِ

“Bahasa Arab adalah syi’ar Islam dan syi’ar kaum muslimin.” Disebutkan dalam Iqtidha’ Shirath Al-Mustaqim

Poin kedua:

Dengan mempelajari bahasa Arab cenderung ringan dalam menghafalkan, memahami, mengajarkan dan mendakwahkan isi Al-Qur’an. Dengan ilmu bahasa Arab lebih gampang pula bersama mengetahui hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, menghafalkan menerangkan bersama mengamalkannya.

Poin ketiga:

Kaum yang paham bahasa Arab, terkhusus mahir kaedah-kaedah di pemahaman nahwu akan semakin mudah mendalami Islam ketimbang yang enggak mengkaji sama sekali. Apalagi jika kewajiban seseorang sebagai penyiar dakwah, selaku seorang da’i, kyai atau ustadz, mesti lebih untuk mengkaji supaya gampang memberikan pengertian agama yang sesungguhnya terhadap orang luas.

Keempat:

Orang yang paham bahasa Arab akan mudah mempelajari ilmu berasal ulama secara pribadi maupun membaca beraneka jenis tulisan ulama yang sudah banyak tersebar sampai sekarang ini. Meskipun yang enggak paham bahasa Arab cuma dapat mengandalkan buku arti dan itu sifatnya terbatas.

Kelima:

Bahasa Arab itu bahasa yang lembut bahkan juga mengarah menenangkan nurani, dan menentramkan rohani.

Ibnu Katsir saat menerangkan surat Yusuf ayat kedua menyampaikan,

لأن لغة العرب أفصح اللغات وأبينها وأوسعها، وأكثرها تأدية للمعاني التي تقوم بالنفوس

“Karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, paling luas (kosakatanya), dan paling banyak mengandung makna yang menentramkan jiwa.”

Keenam:

Bahasa Arab adalah bahasa yang paling menyejukkan.

Ibnu Katsir rahimahullah juga berkata,

فلهذا أنزلَ أشرف الكتب بأشرف اللغات، على أشرف الرسل، بسفارة أشرف الملائكة، وكان ذلك في أشرف بقاع الأرض، وابتدئ إنزاله في أشرف شهور السنة وهو رمضان، فكمل من كل الوجوه

“Karena Al-Qur’an adalah kitab yang paling mulia, diturunkan dengan bahasa yang paling mulia, diajarkan pada Rasul yang paling mulia, disampaikan oleh malaikat yang paling mulia, diturunkan di tempat yang paling mulia di muka bumi, diturunkan pula di bulan yang mulia yaitu bulan Ramadhan. Dari berbagai sisi itu, kita bisa menilai bagaimanakah mulianya kitab suci Al-Qur’an.”

Oleh karena itu Allah menyatakan ajaran bahasa Arab,

إِنَّا أَنزلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (QS. Yusuf: 2)

Poin Ketujuh:

Bahasa Arab adalah bahasa yang banar, mudah dipahami dan fleksibel diperuntukkan sebagai sanksi kepada makhluk.

Allah menyatakan sendiri,

قُرْآَنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“(Ialah) Al-Qur’an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 28)

Dalam ayat berbeda dijabarkan,

وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ (192) نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ (193) عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ (194) بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ (195)

“Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas.” (QS. Asy-Syu’ara: 192-195). Sebagaimana disebutkan dalam Zaad Al-Masiir karya Ibnul Jauzi, Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab yaitu bahasanya orang Quraisy yang setiap orang mudah memahaminya.

Serta isi kandungan ayat lain disebutkan,

وَكَذَلِكَ أَنْزَلْنَاهُ حُكْمًا عَرَبِيًّا

“Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab.” (QS. Ar-Ra’du: 37).

Diterangkan isi kandungan Tafsir Al-Jalalain, bahasa Arab digunakan buat hukum di sela-sela manusia. Isi kandungan Zaad Al-Masiir dijelaskan sesungguhnya bahasa Arab sungguh ditujukan untuk menjabarkan aturan yang wajib.

Masih tak tergugahkah nurani kamu bermaksud mengkaji bahasa yang paling mulia juga dicintai oleh Allah?

Mudah-mudahan Allah ringankan untuk memahami bahasa Arab. Ihrish ‘ala maa yanfa’uk, berantusiaslah dalam perkara yang kemaslahatan untukmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *