08Feb

7 Alasan Kamu Dituntut Mempelajari Bahasa Nabi

Mengapa wajib menimba ilmu bahasa Arab? Apa saja kegunaannya?

Walaupun kamu bagian orang Arab, tapi manfaatnya cukup besar apabila kamu ingin mempelajari bahasa Arab.

Ini sejumlah alasan kenapa kamu harus luangkan tenaga demi menuntut ilmu bahasa Arab.

Poin Utama:

Keistimewaan bahasa Arab sangatlah jelas sebab bahasa Arab merupakan bahasa Al-Qur’an Al-Karim. Sedikit pertimbangan inilah yang membuat pertimbangan besar mengapa kita perlu mengkaji bahasa Arab. Keutamaan bahasa Arab disebutkan di ayat Al-Qur’an lebih berlokasi di sepuluh tempat, diantaranya pada ayat,

وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَذَا الْقُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ . قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. (Ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 27-28)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyampaikan,

اللِّسَانُ العَرَبِي شِعَارُ الإِسْلاَمِ وَأَهْلِهِ

“Bahasa Arab adalah syi’ar Islam dan syi’ar kaum muslimin.” Disebutkan dalam Iqtidha’ Shirath Al-Mustaqim

Kedua:

Dengan menimba ilmu bahasa Arab begitu sederhana saat mengingat, menguasai, mengajarkan serta mengamalkan ajaran Al-Qur’an. Dengan ilmu bahasa Arab akan gampang pula untuk menguasai hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, menghafalkan mengartikan juga menerapkan.

Poin ketiga:

Manusia yang mengerti bahasa Arab, terutama ahli kaedah-kaedah isi pengetahuan nahwu akan semakin mudah mempelajari Islam daripada yang tidak menuntut ilmu apa-apa. Terkhusus jika tugas seseorang menjadi penyiar dakwah, menjadi seorang da’i, kyai atau ustadz, mesti lebih untuk mengkaji semoga ringan mengajarkan pengertian agama yang benar kepada masyarakat umum.

Empat:

Keturunan yang mahir bahasa Arab akan ringan mempelajari pengetahuan berasal ustadz secara langsung maupun mempelajari beraneka ragam tulisan ulama yang telah umum tersebar hingga detik ini. Meskipun yang belum mahir bahasa Arab sekedar sanggup menggantungkan buku terjemahan cuma itu sifatnya terbatas.

Poin Kelima:

Bahasa Arab itu bahasa yang lembut bahkan juga lebih menenangkan jiwa, juga menyejukan jiwa.

Ibnu Katsir saat menerangkan surat Yusuf ayat kedua menyampaikan,

لأن لغة العرب أفصح اللغات وأبينها وأوسعها، وأكثرها تأدية للمعاني التي تقوم بالنفوس

“Karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, paling luas (kosakatanya), dan paling banyak mengandung makna yang menentramkan jiwa.”

Enam:

Bahasa Arab adalah bahasa yang paling mulia.

Ibnu Katsir rahimahullah juga berkata,

فلهذا أنزلَ أشرف الكتب بأشرف اللغات، على أشرف الرسل، بسفارة أشرف الملائكة، وكان ذلك في أشرف بقاع الأرض، وابتدئ إنزاله في أشرف شهور السنة وهو رمضان، فكمل من كل الوجوه

“Karena Al-Qur’an adalah kitab yang paling mulia, diturunkan dengan bahasa yang paling mulia, diajarkan pada Rasul yang paling mulia, disampaikan oleh malaikat yang paling mulia, diturunkan di tempat yang paling mulia di muka bumi, diturunkan pula di bulan yang mulia yaitu bulan Ramadhan. Dari berbagai sisi itu, kita bisa menilai bagaimanakah mulianya kitab suci Al-Qur’an.”

Oleh karena itu Allah menyatakan ajaran bahasa Arab,

إِنَّا أَنزلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (QS. Yusuf: 2)

Poin Ketujuh:

Bahasa Arab yaitu bahasa yang banar, ringan dipahami dan mudah diperuntukkan sebagai aturan terhadap makhluk.

Allah memberitahukan sendiri,

قُرْآَنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“(Ialah) Al-Qur’an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 28)

Di ayat berbeda diterangkan,

وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ (192) نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ (193) عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ (194) بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ (195)

“Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas.” (QS. Asy-Syu’ara: 192-195). Sebagaimana disebutkan dalam Zaad Al-Masiir karya Ibnul Jauzi, Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab yaitu bahasanya orang Quraisy yang setiap orang mudah memahaminya.

Dan isi kandungan ayat lain diterangkan,

وَكَذَلِكَ أَنْزَلْنَاهُ حُكْمًا عَرَبِيًّا

“Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab.” (QS. Ar-Ra’du: 37).

Dijelaskan dalam Tafsir Al-Jalalain, bahasa Arab digunakan buat aturan di sela-sela manusia. Isi kandungan Zaad Al-Masiir diterangkan bahwa bahasa Arab bisa diperuntukkan buat menjabarkan hukum-hukum yang wajib.

Masih tidak tergerakkah nurani kamu bermaksud mengkaji bahasa yang paling menyejukan serta disayangi oleh Allah?

Mudah-mudahan Allah lancarkan buat mengkaji bahasa Arab. Ihrish ‘ala maa yanfa’uk, semangatlah dalam perkara yang kebaikan buatmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *