22Jun

7 Hal Unik Tentang Umroh

Satu ibadah yang bisa kita kerjakan dengan waktu yang cukup lama dan wajib berangkat ke negara jauh adalah umroh. Amalan sunnah yang waktu ini sudah bejibun sekali yang melaksanakannya, mulai dari orang biasa, politikus, sampai pedagang.

Ibadah umroh mensyaratkan kita melaksanakan runtutan ritual di tempat suci Mekkah, khususnya di Masjidil Haram. Ibadah ini dapat dikatakan mirip dengan ibadah haji, mulai dari tawaf mengelilingi Ka’bah, sa’i dari Shofa ke Marwah, memakai ihram, dan rangkaian amalan lain.

Dengan urutan ibadah yang serupa, umroh juga sering dikenal sebagai haji kecil. Ada pula yang menamakan persiapan buat ibadah haji. Kalau haji kan menunggunya cukup lama tuh, nah, kalau kamu melaksanakan ibadah umroh, nggak usah menanti terlalu lama untuk dapat berangkat ke Mekkah.

Dari runtutan ibadah umroh, ada sebagian fakta yang perlu kita tahu lho. Mari kita baca bersama sedikit fakta tersebut.

1. Thawaf

Thawaf ialah salah satu urutan pada ibadah umroh. Fakta dari rangkaian ini, ternyata thawaf sudah dikerjakan dari zaman dahulu sebelum Nabi Ibrahim. Aktivitas thawaf seperti malaikat-malaikat yang mengelilingi Ka’bah nurani di surga. Thawaf juga memiliki arti sebagai simbol penyatuan dengan gerak alami, seperti halnya bumi dan seisinya yang bergerak berputar pada garis edarnya.

2. Sa’i

Jika thawaf sudah dari zaman sebelum Nabi Ibrahim, urutan umroh yang satu ini dilaksanakan untuk mengingat istri Nabi Ibrahim, Hajar. Sa’i adalah runtutan ibadah berupa berlari-lari kecil dari bukit Shafa dan Marwah.

Sa’i untuk mengingat perjuangan Hajar waktu mencarikan air untuk Ismail yang sedang kehausan. Makna dari urutan tersebut ialah sesungguhnya Allah menakar setiap kerja keras yang dilakukan manusia meskipun kita menganggapnya gagal dalam mengerjakannya. Hasil yang dikasih oleh Allah dapat hadir dari arah manapun, nggak terduga datangnya. Karena, nggak ada kerja keras yang percuma di depan Allah.

3. Ukuran Masjidil Haram

Masjidil Haram ialah tempat yang digunakan saat ibadah umroh, ukurannya saat ini adalah tiga ratus enam puluh lima ribu meter persegi. Saat tahun 2020, luas masjid tersebut diperkirakan menjadi 597250 meter persegi.

Kalau kamu pergi ke Masjidil Haram ketika hari selain haji, tempat ini mampu menampung mungkin 900 ribu jamaah. Tapi, saat musim ibadah haji, Masjidil Haram dapat menampung 2 juta orang. Bahkan, sekarang, kemampuan menampung masjid ini baru dinaikkan untuk dapat menampung sampai 4 juta jamaah.

4. Air Zamzam

Satu hal yang bisa dengan mudah kamu temui saat umrah adalah air zamzam. Air ini dapat dikatakan air yang ajaib, karena, air zamzam yang disebar ketika ibadah haji sampai jutaan liter. Dan yang mengagumkan, air zamzam tersebut sudah ada semenjak zaman Nabi Ibrahim. Bahkan, sampai sekarang, air zamzam menjadi sumber air pokok di Kota Mekah, serta sumber air zamzam belum pernah kering sama sekali.

5. Ka’bah

saat tiba di Masjidil Haram lalu masuk ke dalam, kita akan dapat melihat bangunan kubus besar, Ka’bah namanya. Ka’bah dibuat pertama oleh Nabi Adam. Tetapi, Lalu, Nabi Ibrahim menemukan kembali bangunan ini karena izin Allah, kemudian membangunnya lagi bersama Nabi Ismail.

Saat ini, Ka’bah terbuat dari marmer dan granit, pintunya memiliki warna emas serta memang terbuat dari emas asli seberat 280 kilogram. Kain penghalang Ka’bah memilikinama kiswah, dibuat menggunakan sutera paling yang tulisan arabnya disulam menggunakan benang emas dan perak dengan berat 150 kg.

6. Umroh Bisa Menghilangkan Kemiskinan

ketika kamu memiliki niat berangkat umroh, tentu niatnya tidak untuk jadi kaya raya, tetapi Allah yang akan membuatnya jadi kaya. Ibadah umroh yang mabrur dan makbul, insyaaAllah akan diterima oleh Allah. Bahkan, dapat jadi seluruh ongkos yang dipakai akan diganti oleh Allah berkali-kali lipat.

�Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.� (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)

7. Menghilangkan Dosa di Antara Dua Umrah

Kalau kita melaksanakan umrah pada sebuah kesempatan, dan di waktu berikutnya akan melaksanakan lagi, maka antara 2 umroh itu keburukan kita akan dihapuskan. Sebagaimana pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda, �Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.� (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

Sekian, sebagian fakta mengenai ibadah umroh yang mungkin akan membuat hati kita agar mengerjakannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *