12Dec

Pengertian Akuntansi Biaya

Ilmu akuntansi memiliki banyak sekali cabang ilmu. Salah satunya adalah cabang ilmu akuntansi biaya yang memiliki peranan yang cukup penting bagi perusahaan. Ilmu akuntansi yang satu ini mempelajari tentang komponen biaya apa saja yang dikeluarkan oleh perusahaan dalam rangka proses produksi baik itu barang maupun jasa. Setiap akuntan tentu saja wajib mengetahui dan menerapkan ilmu dasar akuntansi ini untuk memperhitungkan dan mengklasifikasikan jumlah dan bentuk biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Sebagai seorang akuntan yang bertanggung jawab penuh terhadap perusahaan, seorang akuntan harus memiliki kecakapan dalam hal pencatatan keuangan baik secara umum maupun khusus.

Memahami Akuntansi Biaya

Ilmu akuntansi biaya memiliki peranan yang sangat penting bagi perusahaan. Sebab cabang ilmu akuntansi yang satu ini memiliki dasar untuk melakukan pencatatan jumlah biaya perusahaan. Biaya yang perlu dikeluarkan oleh perusahaan merupakan komponen yang terdiri dari komponen biaya yang dikeluarkan untuk membiayai produksi. Biaya-biaya yang dimaksud akan dikelompokkan menjadi komponen biaya tetap dan biaya yang variatif. Komponen biaya tetap merupakan jumlah yang tetap dikeluarkan oleh perusahaan setiap bulannya dalam rangka mendukung proses produksi baik itu berupa barang maupun jasa. Komponen biaya tetap biasanya berupa komponen gaji karyawan, biaya penyusutan peralatan produksi dan penyusutan aset. Semuanya bersifat pengeluaran tetap. Sedangkan untuk biaya yang bersifat variatif adalah biaya yang dikeluarkan berupa pembelian bahan baku produksi. Mengapa dimasukkan ke dalam kategori biaya variatif? Karena jumlah bahan baku yang dibeli setiap bulannya akan terus mengalami perubahan. Bisa saja akan mengalami kenaikan ketika jumlah permintaan barang sedang sangat tinggi. Bisa juga menurun ketika jumlah permintaan terhadap barang yang diproduksi menjadi semakin menurun setiap bulannya. Termasuk biaya yang berkaitan dengan konsumsi daya seperti daya listrik maupun biaya yang harus dikeluarkan untuk membayar air maupun biaya komunikasi untuk memperlancar dan memajukan bisnis termasuk biaya yang variatif setiap bulannya. Sehingga jenis biaya ini termasuk biaya yang variatif. Jenis biaya seperti ini tidak bisa dicampurkan dengan biaya tetap yang jumlahnya selalu sama setiap bulannya.

Penerapan Ilmu Akuntansi Biaya

Menggunakan ilmu akuntansi biaya secara benar akan memberikan manfaat yang cukup besar untuk perusahaan. Selain perusahaan akan lebih mengetahui jenis biaya yang dikeluarkan dalam jumlah yang tetap maupun dalam jumlah yang variatif, namun perusahaan bisa juga mengatur strategi bagaimana caranya untuk memanfaatkan setiap pengeluaran dalam bentuk biaya tersebut bisa dimaksimalan guna mencapai keuntungan maksimal sebagai tujuan utama perusahaan. Sejumlah biaya yang dikeluarkan tersebut harus sebisa mungkin dibuat seefisien mungkin guna meningkatkan jumlah pendapatan. Pembuat keputusan harus mengambil keputusan yang tepat. Ketika ingin mencapai keuntungan yang maksimal. Terutama bagi perusahaan yang sedang berkembang. Strategi bisnis yang seperti apa yang harus diterapkan untuk memaksimalkan biaya produksi dan meminimalkan biaya lainnya yang kurang penting. Misalnya mengoptimalkan biaya pemasaran produk supaya masyarakat lebih mudah mengenal usaha yang Anda geluti. Misalnya dengan memilih metode pemasaran yang efektif namun minim biaya yang akan membuat lebih banyak orang mengenal produk perushaan Anda. Penggunaan software akuntansi untuk memisahkan komponen biaya tentu saja akan lebih efektif dan lebih cepat. Ketika menggunakan sebuah perangkat lunak untuk memisahkan setiap komponen biaya maka Anda hanya tinggal memasukkan setiap pengeluaran yang dikeluarkan oleh perusahaan kemudian sistem akan memisahkan komponen biaya yang dimaksud agar lebih efektif dalam membuat pelaporan keuangan dari sektor biaya perusahaan yang wajib dikeluarkan setiap bulannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *