07Mar

Bayi Kamu Dalam Proses Tumbuh Gigi, Kenali Tipe Penyakit Ini

Tertawanya anak kecil memang semakin jenaka apalagi dimomen sudah keluarnya gigi. Masing-masing anak memiliki waktu munculnya gigi berlainan namun momennya gak dapat ditetapkan. Umumnya bocah timbulnya gigi pertama kali dalam umur kira-kira 4 bulan ke 1 tahun. Walaupun selalu terdapat yang kurang amaupun lebih.

Sekalipun ada perbedaan momen munculnya gigi pada bayi tapi gejala yang dialami pada beberapa bayi hampir sama. Di momen tersebut merupakan suatu waktu ketidaknyamanan dan rasa sakit pada gusi si anak kecil. Sehingga bocah bakal rewel atau sering menangis. Tapi bagi para ibu tidak perlu khawatir, sebab itu merupakan tanda-tanda anak kecil timbulnya gigi. Dengan begitu penting diketahui bagaimana ketika tanda-tanda bocah munculnya gigi tersebut sehingga seorang ibu mampu memahami hal itu.

Rasa Nyeri pada Gusi

Adanya rasa sakit pada saraf lunak pada gusi karena dari infeksi. Kebanyakan keluarnya gigi baru bakal terasa nyilu, demikian juga pada saat timbulnya gigi geraham yang terlihat menjadi yang sangat menyakitkan. Ibu tidak usah panik, sebab seiring dengan keluarnya gigi si bayi yang terus merata, lama-lama si kecil akan menganggap terbiasa dengan timbulnya gigi dan perasaan gak enak di hari nanti.

Sering Mengeluarkan Air Liur

Pada pertumbuhan gigi dapat merangsang pengeluaran air liur pada mulut bocah. Sampai gak heran apabila Ibu terkadang melihat mulut bayi kerap terbuka dan air liur jatuh dari mulutnya.

Sering Menggigit

Tekanan pada munculnya gigi yang akan muncul dari gusi mengakibatkan rasa nyeri pada gusi anak kecil. Hal itu bakal mengakibatkan ketidaknyamanan terhadap kondisi bocah tersebut. Tak sekedar itu saja, rasa risih dan gatal di gusi anak kecil membuat bayi ingin meluapkan dengan menggigit benda yang dipegang justru sampai menggigit pentil ibu ketika lagi menyusu.

Batuk-Batuk

Jatuhnya air liur yang berlebihan alasannya pertumbuhan gigi mengakibatkan bocah mudah tersendak bahkan sampai batuk-batuk. Itu terjadi karena berlebihannya air liur yang membanjiri mulut. Walaupun bila tidak ada munculnya tanda-tanda flu, pilek, maupun alergi pastinya gejala yang satu ini tak membuat risih. Melainkan jika memang mengalami batuk-batuk terus dapat jadi anak kecil pertanda sakit sebab virus dan sebagainya.

Ruam Pada Dagu atau Wajah

Gak cuma ngences dan batuk-batuk, netesnya air liur yang sangat banyak selama masa munculnya gigi pula membuat munculnya ruam kulit yang kering di sekitar area mulut, dagu, ada kalanya di leher. Penyebabnya yaitu bergesekan langsung dengan air liur itu sendiri. Oleh lantarannya itu, Ibu hendaknya terbiasa membersihkan air liur anak kecil dengan sapu tangan yang lembut guna mengurangi munculnya ruam. Walaupun, jika ruam telah terbentuk, berikan krim atau lotion terhadap bocah dengan perlahan dan terjaga bagi si anak kecil.

Tidak Nafsu Makan

Pada rasa nyeri di gusi waktu timbulnya gigi tak sekedar menyebabkan anak kecil merasa tak nyaman, melainkan juga dapat menghilangkan nafsu makan. Apalagi saat menyusu saja malah membuat gusi nyilu. Oleh karena itu, jangan heran kalau anak kecil menolak diberi makanan keras atau susu saat giginya sedang tumbuh.

Sering Rewel

Gusi bocah yang dirasakan nyilu akan membuat si anak sering rewel. Hal ini sangatlah wajar karena mengalami ketidaknyamanan yang dirasakan si kecil sesungguhnya bukan hanya dipengaruhi oleh nyilu gusi, justru juga disebabkan oleh adanya sel-sel di gusi yang mati dan sobek biar gigi bisa timbul keluar. Gak heran kalau membuat si bayi rewel justru sampai mempengaruhi kesehatan.

Terjadinya Demam

Kebanyakan sering kali terjadi peradangan dalam fisik akan menimbulkan demam, seperti juga dengan peradangan yang terjadi di gusi alasannya timbulnya gigi. Walaupun demam yang terjadi biasanya hanyalah demam rendah saja, sehingga dapat ditangani dengan mudah di rumah.

Hematoma Gusi

Gejala munculnya gigi pada anak kecil yang telah terbukti yakni hematoma atau mengalami pendarahan pada bawah gusi. ditunjukkan dengan kepulan kemerahan pada bawah gusi contohnya gusi bengkak. Walaupun Ibu tak usah khawatir, karena ciri-ciri ini bakal sehat dengan sendirinya waktu gigi sudah keluar. Selama mengatasi nyeri, Ibu juga mampu menyalurkan perlindungan dengan kompres dingin.

Sulit Tidur Nyenyak

Dengan rasa nyilu membuat bocah mengalami tidak aman sehingga bayi jarang tidur dengan tenang. Umumnya, Ibu menenangkannya dengan upaya menyusui. Walaupun terkadang menyusui bahkan bakal membuatnya tambah nyilu akibat sentuhan antara puting Ibu dan gusi anak kecil. Untuk memberinya kenyamanan, Ibu dapat membuat anak kecil kalem dengan cara menepuk-nepuknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *