Memperlajari biologi sekaligus mempelajari belajaran bahasa asing. Bidang ilmu biologi ini menggunakan bahasa latin untuk nama ilmiah hewan dan tumbuhan yang menjadi objek penelitian. Jika melihat sejarah, bahasa latin memang pernah berjaya di dunia ketika kerajaan Romawi berjaya di Eropa. Romawi sebagai kerajaan yang menggunakan bahasa latin sebagai bahasa resminya dulu memiliki status layaknya Amerika di zaman sekarang, yaitu sebagai negara adi kuasa atau super power. Bayak sekali negara-negara yang dahulu merupakan jajahan kerajaan Romawi. Penjajahan tersebut menjadikan bahasa latin dipakai oleh berbagai negara yang dijajah oleh Romawi. Salah satu negara besar yang dahulu kala merupakan jajahan Romawi adalah negara Inggris.

Ketika Romawi runtuh, bahasa yang digunakan sempat bertahan sesaat dan kemudian mati. Bahasa yang mati ini memberi tanda bahwa bahasa tersebut tidak akan mengalami perubahan makna, sehingga cocok digunakan sebagai penamaan. Selain itu, Inggris yang dahulu menggunakan bahasa latin kemudian menggunakannya untuk pengajaran mengani bidang biologi. Bahasa latin pun akhirnya digunakan untuk penamaan hewan (seperti reptile dan lainnya) dan tumbuhan. Alasan terakhir mengapa nama ilmiah menggunakan bahasa latin adalah masih digunakannya bahasa latin di gereja-geraja Eropa. Pada zaman dahulu gereja memiliki andil yang sangat besar dalam tatanan kehidupan manusia di Eropa. Dengan menggunakan bahasa latin sebagai penamaan limiah, maka bahasa ini tidak akan dicemooh oleh masyarakat karena dianggap bahasa yang agung.

Tata Cara Pemberian Nama Ilmiah Hewan Dan Tumbuhan

Pemberian nama ilmiah hewan dan tumbuhan ini pada awalnya dibuat oleh Carolus Linnaeus untuk penamaan fungi atau jamur, tumbuhan, hewan, namun kemudian digunakan pada bakteri juga. Tata nama binomial atau binomial nomenklatur adalah aturan penamaan baku bagi semua organisme yang terdiri dari dua kata (binomia berarti dua nama) dari sistem taksonomi (bilogoi). Sistem ini bekerja dengan mengambil nama genus dan nama spesies. Nama yang dipakai adalah nama baku yang diberikan dalam bahasa latin atau bahasa lain yang dilatinkan. Sebutan yang disepakati adalah ‘nama ilmiah’. Dalam pengertian umum, penamaan ini biasanya disebut sebagai nama latin, padahal istilah ini kurang tepat. Beberapa nama memang ada yang dari bahasa latin asli, namun sebagian besar nama yang diberikan bukan istilah asli dalam bahasa latin melainkan nama yang diberikan orang yang memberi deskripsi mengenai objek tersebut, kemudian baru dilatinkan.

Carolus linnaeus memilih menggunakan bahasa latin karena dari masa ke masa hingga saat ini, bahasa latin tetap tida mengalami perubahan atau perkembangan, inilah yang disebut sebagai bahasa mati dalam penjelasan sebelumnya. Penamaan organisme saat ini diatur dalam Peraturan Internasional bagi Tata Nama Botani (ICBN) bagi tumbuhan, beberapa alga, fungi (jamur), lumut, dan fosil tumbuhan. Selanjutnya ada Peraturan Internasional bagi Tata Nama Zoologi (ICZN), yaitu digunakan untuk penamaan pada hewan dan fosil hewan, serta Peraturan Internasional bagi Tata Nama Prokariota (ICNP).

Berikut ini adalah aturan penulisan nama ilmiah hewan dan tumbuhan.

  • Aturan penulisan dalam tatanama binominal selalu menempatkan nama genus di awal dan nama spesies di belakangnya.
  • Nama genus diawali huruf kapital dan nama spesies diawali dengan huruf kecil.
  • Penulisan nama tidak mengikuti topografi yang menyertainya.
  • Nama lengkap (hewan) atau singkatan (tumbuhan) dari otoritas boleh diberikan di belakang nama spesies dan ditulis dengan huruf tegak.
  • Pada penulisan teks dengan nama umum, nama ilmiah biasanya menyusul dan diletakkan dalam tanda kurung.
  • Nama ilmiah ditulsi lengkap apabila disebutkan pertama kali.

Itulah beberapa aturan dasar penamaan ilmiah pada hewan dan tumbuhan. Selain yang telah disebutkan, terdapat beberapa aturan tambahan untuk melangkapi.

 

Ayam adalah salah satu hewan yang memiliki banyak manfaat. Ada berbagai macam jenis ayam yang dikenal. Bagi pecinta ayam, tentunya ada sudah tidak asing lagi dengan jenis-jenis ayam tersebut. Jenis-jenis ayam berbeda tergantung dengan fungsinya. Ada jenis ayam petelur, jenis ayam potong, bahkan jenis ayam sabung. Untuk jenis ayam yang terakhir biasanya dijadikan menjadi hobi dan diminati oleh kaum lelaki. Salah satu jenis ayam sabung yang terkenal adalah ayam bangkok. Bila anda sudah lama berkecimpung dalam bidang adu ayam, jenis ayam ini jelas sudah tidak asing di telinga. Namun, bila anda pendatang baru, anda wajib mengetahui ciri-ciri ayam bangkok. Karena jenis ayam ini adalah ayam yang wajib harus diketahui untuk pecinta sabung ayam. Selain itu, jika anda memiliki jenis ayam ini, perawatan yang diberikan juga tidak boleh sembarangan. Berikut ini cara mudah mengenali jenis ayam sabung bangkok berikut dengan cara merawatnya dengan baik dan benar.

 Cara Mudah Kenali Jenis Ayam Bangkok

Karena merupakan jenis ayam sabung unggulan, anda mungkin sudah menebak bila postur ayam bangkok cenderung besar. Tebakan anda memang tepat karena ayam jenis memiliki postur yang lebih besar bila dibandingkan dengan ayam sabung lainnya. Dilihat dari bentuk muka, ayam jenis ini memiliki tulang batok yang besar dan kuat. Selain itu, mata ayam ini sipit dan cekung. Bentuk paruhnya besar dan melengkung. Sedangkan jarinya justru kecil namun panjang. Yang menarik dari ayam jenis bangkok adalah selain gagah di arena namun juga enak dilihat. Mengapa? Karena bulu ayam jenis ini tebal, lebat, dan mengkilap. Poin ketiga perlu digaris bawahi karena ayam ini terlihat sangat berani ketika memukul lawannya. Ciri-ciri di atas juga dapat membantu anda ketika hendak membeli ayam jenis bangkok. Dewasa ini banyak pedagang nakal yang mengawinkan ayam jenis bangkok dengan ayam kampung. Memang hasil yang diperoleh tidak berbeda jika dilihat sekilas, namun tentu saja kualitas ayamnya berbeda. Oleh karena itu, teliti dengan saksama sebelum anda membeli ayam jenis bangkok.

Cara Merawat Ayam Bangkok yang Baik dan Benar

Jika ingin memeroleh ayam yang sehat dan kuat, tentu pakan yang anda berikan juga harus sesuai porsi. Porsi pakan tergantung dari berat badan ayam. Biasanya, ayam diberi makan tiga kali sehari. Anda juga tidak boleh lupa untuk menyediakan minum. Karena sekarang sudah terdapat berbagai macam inovasi, anda sangat dianjurkan memberi ayam anda vitamin agar performanya lebih prima di arena. Tentu saja, pemberian vitamin juga harus sesuai porsinya. Selain pakan, keberishan ayam bangkok juga harus diperhatikan. Anda dianjurkan memandikan sendiri ayam anda. Caranya mudah. Pertama-tama, elus kepala ayam hingga dia tenang. Setelah itu basuh dengan air dari leher sampai ke seluruh badan. Bila sudah, lap dengan handuk kering. Anggota badan penting yang harus dibersihkan adalah kloaka dan dubur ayam. Anda dianjurkan untuk tidak terlalu sering membersihkan punggung ayam karena bulunya mudah kusut. Setelah dimandikan, jemur ayam di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Hal terakhir yang bisa anda lakukan bila ingin membawanya ke sabung ayam adalah latihan. Ada disarankan melatih ayam tiga sampai lima kali seminggu. Namun, bila anda ingin menjadikannya hewan piaraan, anda bisa menambah koleksi ayam bangkok dengan membeli bibit baru. Jika ingin menekuninya sampai sektor bisnis, mesin penetas telur bisa digunakan untuk membantu menetaskan bibit unggul. Harga mesin penetas telur ini juga beragam sesuai dengan kocek anda.

 

Cangkul..cangkul…cangkul..yang dalam..menanam jagung di kebun kita..Masih ingatkah kita dengan lagu tersebut? Ya,..lagu ini mengajarkan kita menanam jagung. Jagung adalah salah satu bahan makanan yang kerap kita konsumsi. Di sebagian wilayah negeri ini, jagung merupakan makanan pokok masyarakatnya. Bahkan jaman dahulu makanan pokok nasi, dicampur dengan jagung. Tanyalah pada generasi di atas kita, pasti banyak dari mereka yang menyukai nasi jagung hingga sekarang. Jenis jagung pun beragam, jagung manis, jagung baby corn, jagung warna-warni, jagung hibrida, jagung bisi 2, dan jenis lainnya. Selain nasi jagung, banyak variasi jenis makanan yang muncul antara perpaduan jagung dengan bahan lainnya atau bentuk lain. Contohnya, popcorn, martabak jagung, jagung susu, jagung bakar dicampur mentega, saus, perisa jagung untuk campuran kentang, bahkan es krim pun memiliki rasa jagung.

Cara Menanam Jagung

Tahapan dalam menanam jagung meliputi beberapa tahapan. Pertama, memilih varietas bibit jagung. Dalam pemilihan bibit jagung, dianjurkan kita memilih bibit yang bagus di toko terdekat atau ke petani langsung, bahkan toko onlinepun ada. Kedua, mengolah lahan dan termausk membersihkan gulma. Lahan menentukan pertumbuhan jagung. Pastikan tanah yang anda akan ditanami jagung harus benar-benar subur dan mengandung unsur hara melimpah. Jagung tergolong pada tanaman yang tidak susah. Jagung bisa di tanam di bagian tanah andosol, latosol atau grumosol dan jenis tanah lainnya. pH yang sesuai untuk jagung 5,6 – 7,5. Pastikan beberapa tanah yang ada disekitar kita terpenuhi, dan jika anda baru membuka lahan maka pupuk dan lahan harus dilakukan terlebih dahulu. Lihat dulu kesuburan tanah yang anda miliki jika di rasa memang kekurangan unsur hara dan tidak terdapat humus. Selanjutnya, menanam jagung di lahan. Biasanya petani lokal menggunakan jarak tanam antara 100 cm x 40 cm dan berikan 2 biji pada satu lubang tanam. Untuk kedalaman lubang tanamnya anda bisa menggunakan 3 – 5 cm. Terakhir, memberi pupuk ke tanaman jagung, hingga memelihara jagung hingga panen. Dalam proses pemeliharaan sebelum panen terdapat beberapa detil yang harus diperhatikan seperti : penyulaman, penjarangan, pembubunan, dan pengairan. Penyulaman dilakukan saatada jagung yang terhambat pertumbuhannya dan harus diganti dengan tanaman yang baru. Penyulaman tidak boleh sampai terlambat (jangan lebih dari 1 minggu). Penjarangan dilakukan pada jagung yang sudah berumur 1 minggu. Pembubunan dilakukan dengan cara menggali parit antar bedengan dan tanah dibalik pada bagian perakaran tanaman. Hal ini bermanfaat supaya tanaman jagung tidak mudah rebah dan membuat jagung lebih kokoh untuk menompang batang dan calon buah yang akan tumbuh. Galian pada parit memungkinkan air untuk masuk dan air itu akan diserap oleh tanaman dengan mudah. Ada beberapa fase jagung sangat membutuhkan sekali air dan mereka lebih mengutamakannya. Pada fase bunga akan tumbuh berkisar antara usia tanaman 45 – 55 hari setelah tanam dan anda harus menyediakan air.

Cara Memaksimalkan Proses Menanam Jagung

Jagung dan Bibit Durian  termasuk tanaman yang tidak terlalu sulit untuk budidaya atau menanam jagung bukan.? Tapi, bukan berarti tidak memerlukan bahan penunjang lainnya. Menanam jagung tetap perlu pupuk. Manfaat pupuk bagi budidaya jagung antara lain menambah kualitas tanah yang membuat jagung kita tambah subur, menghilangkan hama, meningkatkan mutu atau kualitas jagung. Pupuk yang bisa kita gunakan seperti produk dari Nasa. Kita bisa mendapatkannya di agen Nasa terdekat atau pesan ke alamat kita. Dosisnya antara lain. Tunggu apa lagi segera pakai produk Nasa untuk panen jagung yang lebih baik !