Etika dalam bisnis adalah sesuatu yang menjadi bagian penting di masa kini. Kesadaran akan etika bisnis ini disebabakan oleh begitu banyaknya bisnis yang dijalankan pada waktu lampau yang tidak mementingkan hal ini. Sehingga bisnis-bisnis tersebut membawa dampak yang buruk bagi lingkungan di sekitarnya dalam waktu cepat atau lambat. Sadar atau tidak, kita seringkali mendengar banyak kasus-kasus buruk yang terjadi dalam dunia bisnis, yang berkaitan dengan etika bisnis yang terabaikan. Contohnya seperti penipuan, perusakan lingkungan, mempekerjakan anak di bawah umur, dan lain sebagainya. Jika kita mendefinisikan tiap katanya, etika dan bisnis, maka etika berarti akhlak, kesopanan, dan perilaku yang baik. Sementara bisnis berarti usaha yang dimaksudkan untuk mendapatkan keuntungan (kamus lengkap bahasa Indonesia : Amran Chaniago). Dari kedua artian tersebut apabila disatukan, maka etika bisnis dapat diartikan sebagai perilaku yang baik dalam menjalankan usaha untuk mendapatkan keuntungan. Lalu bagaimanakah etika bisnis dalam dunia Islam? Kegiatan usaha dalam kaca mata Islam memiliki etika yang senantiasa memelihara kejernihan aturan agama (syariat) yang jauh dari keserakahan dan egoisme. Ketika etika-etika ini diimplikasikan secara baik dalam tiap kegiatan usaha (bisnis) maka usaha-usaha yang dijalankan tersebut menjadi jalan yang membentuk sebuah masyarakat yang makmur dan sejahtera. Dan memang itulah maksud Allah menurunkan agama Islam ini kepada manusia, yaitu sebagai rahmat semesta alam.

Beberapa Etika Bisnis dalam Dunia Islam

Dasar dari semua ini adalah sesuatu yang harus senantiasa dipegang oleh setiap pengusaha muslim yaitu keyakinan bahwa harta adalah milik Allah dan manusia hanyalah bertugas untuk mengelolanya. Orang yang bertugas dalam mengelola sudah pasti harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pemiliknya dan tidak boleh melanggarnya, dalam hal ini pemiliknya adalah Allah. Dia memberikan pedoman-pedoman kepada kita melalui al Quran dan sunnah Rasulullah SAW. Etika bisnis dalam dunia islam yang pertama adalah niat yang tulus. Dengan niat yang tulus, semua bentuk aktivitas keduniaan seperti bisnis berubah menjadi ibadah. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung dengan niat, dan sesungguhnya masing-masing orang mendapatkan balasan dari perbuatannya sesuai dengan niatnya”.  Yang dimaksud dengan niat dalam sabda Rasul tersebut adalah adanya keinginan baik terhadap diri sendiri dan orang lain. Yang ke dua budi pekerti yang luhur. Budi pekerti ini diartikan juga sebagai akhlak yang baik. Di antara budi pekerti yang dimaksudkan dalam dunia bisnis adalah kejujuran, sikap amanah dan legowo, menunaikan janji, bersikap konsekuen dalam membayar hutang, bertoleransi dalam menagih hutang pada orang yang kesulitan, memahami kekurangan orang lain, memenuhi hak-hak orang lain, tidak menahan hak orang lain, dan sebagainya. Yang ke tiga usaha yang halal. Seorang pebisnis muslim diwajibkan untuk selalu berada dalam bingkai aturan ini. Tidak layak bagi seorang muslim tergelincir dalam usaha yang haram dan maksiat hanya untuk mengejar keuntungan yang berlimpah. Padahal Allah menghalalkan yang baik-baik kepada manusia dan mengharamkan yang buruk-buruk kepada manusia. Jadi apa yang didapatkan dari usaha yang halal adalah berkah dan kebaikan, sedangkan yang didapatkan dari usaha haram adalah keburukan.

 

Alasan Perusahaan Harus Memiliki Kode Etik Dalam Dunia Islam

Pertama, perusahaan yang punya standar etika dapat menciptakan suasana psikologis lingkungan kerja yang sehat, dan perusahaan yang tidak demikian akan mengalami hal sebaliknya. Kedua, trust (kepercayaan) dalam sebuah perusahaan adalah hal yang sangat fundamental guna mencapai efisiensi transaksi dalam bisnis. Dan upaya mempertahankan perilaku etis yang konsisten sangat diperlukan guna mempertahankan trust konsumen tersebut. Seperti konsumen yang tealh percaya dengan produk gamis wolfis akan kecewa jika menggunakan gamis berbahan selain wolfis yang kualitasnya kurang bagus seperti wolfis. Perusahaan yang etis dapat mengembangkan hubungan saling percaya antara perusahaan dan pelanggan yang stabil dan menguntungkan. Ketiga, melakukan tindakan yang benar atau salah ditempat kerja akan ber efek pada prodduk-produk dan pelayanan yang dihasilkan serta menjamin hubungan baik dengan para stakeholders. Keempat, etika bisnis semata-mata persoalan menerapkan dasar apa yang baik/buruk, salah/benar, wajar/tidak wajar, layak/tidak layak, dan sebagainya sehingga perusahaan dapat menghasilkan produk atau jasa yang baik dan berharga. Kelima, etika bisnis adalah persoalan mengahadapi posisi dilematis yang kerap dihadapi dalam aktivitas rutin bisnis yang tidak jelas dasar hukumnya, apakah itu benar atau salah dalam dunia islam, jika salah adalah salah jika benar adalah benar. Bila posisi demikian ditetapkan aturan mainnya, maka para administrator dan pegawai sebuah perusahaan dapat menerapkan kaidah tersebut sehingga perusahaan dapat terhindar dari persoalan yang dapat berakibat negatif aktivitas bisnisnya.

Perwujudan rasa cinta islam yang wajib dilakukan oleh umat manusia diantaranya adalah dengan menunjukkan sikap yang nyata supaya rasa cinta tersebut terlihat nyata. Cintayang diwujudkan secara nyata tentu saja harus dilakukan dengan cukup baik. Sehingga sebagai perwujudan rasa cinta yang tulus, maka umat manusia harus melakukan tindakan nyata untuk mewujudkan rasa cintanya. Bahkan dengan mewujudkan ras cinta itu dalam sebuah tindakan nyata akan mampu membuat perwujudan rasa cinta menjadi lebih mudah terlihat. Berbagai perwujudan yang mampu menggambarkan rasa cinta harus diwujudkan oleh umat yang beriman sebagai bentuk kecintaannya kepada penciptanya.

Perwujudan Nyata Cinta Islam

Sebagai umat yang beriman, perasaan cinta islam harus diwujudkan secara nyata dalam perbuatan yang terlihat jelas wujudnya. Sebagai bentuk kecintaan kepada penciptanya tentu saja harus ditunjukkan dengan ketaatan yang tanpa alasan dan tanpa mengenal batasan. Bentuk ketaatan  yang utuh menjadi salah satu perwujudan rasa cinta. Sehingga tidak ada salahnya jika Anda mengaku mencitai Tuhan yang sudah menciptakan alam dan seisinya ini maka Anda harus mewujdukannya dengan sikap mencintai dan tunduk akan perintahNya tanpa bertanya apa alasannya. Wujud cinta yang nyata di dalam perbuatan kepada Sang Pencipta adalah dengan melaksanakan semua yang diperintahkanNya tanpa bertanya apa manfaatnya dan mengapa harus dikerjakan. Serta yang paling penting lagi adalah menjauhkan diri dari hal-hal yang dilarang. Dilarangnya  akan suatu hal tentu saja memiliki beberapa alasan yang spesifik. Tentu saja salah satunya karena adanya hal-hal penting lainnya yang membuat Anda akan mendapatkan bahaya ketika Anda melanggarnya. Sehingga sebagai wujdu rasa cinta sekali lagi sebagai wujud perbuatan cinta adalah dengan menjauhi apa yang dilarang untuk dilakukan. Anda sebagai umat yang beriman tentu saja harus memahami dengan benar apa yang dilarang dan apa saja yang menjadi kewajiban yang harus Anda lakukan sebagai umat yang beriman. Sehingga perwujudan dari perbuatan cinta inilah yang benar-benar menunjukkan kecintaan Anda kepada Sang Pencipta.

Cinta Islam Dalam Pandangan Kehidupan

Pandangan cinta islam yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari tentu saja bisa saja terlihat dengan jelas. Wujud dari rasa cinta yang mendalam adalah dengan melakukan hal-hal secara positif. Salah satunya adalah memperlakukan sesama umat manusia dengan baik. Memperlakukan setiap umatnya dengan penuh kedamaian. Cinta yang terwujud dari sikap dan perbuatan yang membawa kedamaian bagi orang-orang disekitarnya merupakan wujud cinta yang sangat nyata terlihat. Tanpa itu semua maka mustahil seorang umat manusia dikatakan sedang jatuh cinta. Perdamaian yang merupakan wujud nyata dari perasaan cinta memang akan terwujud jika cinta dirasakan benar-benah hadir di dalam hati. Perbuatan yang baik, perkataan yang baik serta kebiasaan yang baik tentu saja harus digambarkan sebagai wujud rasa cinta yang nyata sebagai umat manusia. Adanya kata-kata mutiara cinta romantis terbaru yang diucapkan tentu saja tidak akan sempurna jika tidak benar-benar diwujudkan dalam sebuah perlakuan yang bijaksana kepada sesama manusia. Sehingga tidak mengherankan jika perbuatan lebih menunjukkan segalanya. Perubahan ke arah sikap yang lebih baik juga cenderung lebih terlihat dan lebih nyata jika dibandingkan dengan ribuan kata-kata. Perwujudan cinta yang nyata dalam perbuatan memang wajib dilakukan dengan mengedepankan perasaan dan perbuatan yang nyata. Sehingga seiring dengan perubahan akhlak ke arah yang baik tentu saja sangat menunjukkan perasaan cinta yang begitu mendalam yang ditunjukkan dengan perbuatan yang nyata.

Dalam kehidupan manusia, kata cinta pastinya sudah tidak asing lagi. Cinta seringkali diucapkan oleh orangtua kepada anaknya, suami kepada istrinya, atau sebaliknya. Cinta sudah ada sejak jaman manusia pertama yakni Adam. Dimana dulu, Hawa diciptakan sebagai kekasih Adam. Cinta adalah perasaan atau fitrah alami yang dimiliki oleh manusia. Tanpa adanya cinta, hati akan terasa hampa dan kosong. Menariknya, cinta bisa membuat seseorang berkorban banyak. Tak sedikit pula yang merasakan kesengsaraan karena cinta. Tahukah Anda bahwa ternyata, Islam juga banyak menyinggung tentang makna cinta. Cinta dalam islam memiliki makna yang sangat luas. Tidak hanya cinta antar pasangan wanita dan pria saja. Bahkan cinta, bisa juga dirasakan antara manusia dengan jabatannya, dengan hartanya atau dengan kekuasaannya. Cinta bukanlah kata murah atau lumrah yang bisa diucapkan begitu saja. Karena cinta berasal dari hati dan merupakan anugerah dari yang Maha Kuasa. Cinta itu suci, jika disalurkan pada hal yang tepat dan tidak melanggar syari’at Islam. Islam sendiri diketahui sangat menghargai dan selalu menjaga makna dari kesucian cinta. Pada dasarnya, cinta adalah pemberian dari Allah SWT. Jadi Anda tidak perlu kehilangan jodoh atau sesuatu yang dicintai. Karena Allah SWT mampu membolak-balikkan hati manusianya. Cukup bertawakal dan meminta didekatkan dengan yang dicintai dan dikasihi, maka Allah SWT akan memberikan yang terbaik kepada para hambanya.

Pengertian Cinta Dalam Islam

Seperti yang sempat disinggung bahwa cinta dalam islam sangatlah luas. Definisi cinta sendiri banyak diungkapkan oleh para ahli. Dalam bahasa Indonesia, cinta artinya adalah perasaan sayang dan kasih kepada orang lain atau sesuatu. Dari pengertian tersebut bisa diketahui bahwa cinta merupakan hal yang berkaitan dengan perasaan alami manusia. Cinta dalam ajaran islam maknanya adalah semua limpahan kasih dari Allah SWT untuk semua makhluk-Nya. Termasuk manusia dengan segala isinya yang diciptakan dengan kesempurnaan. Cinta yang hakiki hanyalah milik yang Maha Kuasa. Karena Allah SWT adalah yang maha pemilik cinta dan maha sempurna. Islam juga memandang istilah cinta dengan perasaan persaudaraan antar manusia. Selain itu, adapula yang menjelaskan bahwa cinta merupakan insting atau perasaan seseorang terhadap orang lain yang sangat disayangi dan dicintainya. Istilah cinta seringkali disebut di dalam Alqur’an. Salah satunya ada di dalam Surah Al-Imran (ayat 92). Ibn Katsir Rahimahullah juga memberikan pendapat bahwa orang-orang yang masuk dalam kategori beriman adalah mereka yang mencintai Allah SWT dengan amat sangat. Kecintaan tersebutlah yang kemudian akan mengantarkan dan mengarahkan seseorang untuk memperkaya dan menyempurnakan pengetahuannya mengenai Islam. Serta menjalankan segala perintahNya dan menjauhi semua laranganNya.

 

Jenis-jenis Cinta Dalam Islam yang Jarang Diketahui Orang

 kata kata cinta islami yang levelnya paling tinggi adalah cinta kepada yang Maha Kuasa yakni Allah SWT. Semua umat manusia yang beriman pastinya akan mencinta sang pemilik cinta. Para umat muslim menyadari bahwa perasaan cinta, datang dari Allah SWT. Sehingga hanya kepada Allah lah mereka menyerahkan perasaan dan hidupnya. Cinta antar manusia yang begitu kuat tanpa adanya perasaan ingin dibalas adalah cinta orang tua kepada anaknya. Allah juga menciptakan alam semesta yang luar biasa indahnya. Jadi jika Anda mencintai Allah, maka sudah pasti Anda akan mencintai semua yang diciptakan-Nya serta selalu menjaganya. Sementara cinta kepada kekasih, antar saudara kandung dan sesama manusia adalah cinta yang diberikan oleh Allah SWT agar semua manusia bisa saling mengasihi tanpa ada perpecahan atau permusuhan. Demikianlah pengertian cinta dalam islam, semoga Anda dilimpahkan kasih dan sayang dari Allah SWT.

 

Menyembunyikan aurat ialah kewajiban kepada setiap masyarakat muslim, baik itu laki-laki dan wanita. Para Ahli Agama madzhab Syafi’i berpendapat bahwa aurat para kaum putra yakni yang diantara puser dan dengkul. Sebaliknya bagi wanita, seluruh badan selain rupa dan telapak tangan.

Secara terbuka, memakai seluruh tipe pakaian (kecuali dari ramuan yang tidak diperbolehkan) ialah diperbolehkan selama dia membungkus aurat. Tetapi, mengenakan pakaian-pakaian yang dipakai maupun menyukai oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alayhi wa Sallam nyata mempunyai keutamaan tersendiri dibanding busana biasa.

Tetapi, tidak banyak kecil syaikh berpendapat maka menggunakan busana yang digunakan oleh Nabi hanya adalah budaya atas negara Arab. Bahwa dari gagasan ini, gamis, sekiranya, tidaklah termasuk sunnah.

Gamis Pria yang Model Terbaru

Terlepas dari gagasan terkandung, kebanyakan ustad yakin kesimpulan, apabila orang mengenakan baju ‘sunnah’ tersebut dengan awal kasih sayang kepada Nabi, lalu ia tentu mendapat pahala dari sayang tersebut.

Dalam kesempatan kali ini, silahkan saya periksa sedikit betapa sunnah-sunnah Rasulullah di dalam baju tiap hari.

Peci dan ‘Imamah

gamis pria
thepicta.com

Saat ulasan pada sunnah berpakaian ini, kita berawal dari bagian kepala, gimana Rasulullah dan para sahabat.

“Dahulu (pada hari-hari di musim panas), kaum itu (Rasul dan para sahabat) bersujud pada surban, dan songkok (peci), sedang kedua tangannya pada lengan bajunya”. HR. Al-Bukhoriy dalam Kitab Ash-Sholah: Bab As-Sujud ala Ats-Tsaub fi Syiddah Al-Harr (1/150)

Rasulullah menggunakan imamah/sorban yang dililit di kepala. Keadaan ini berdasarkan kejadian dari teman ‘Amr bin Harits -semoga Allah meridhoinya- pernah menyatakan:

“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah berkhutbah di hadapan orang-orang dengan memakai sorban hitam di kepalanya” (HR. Muslim 1359).

Gamis dan Jubah

gamis pria
alibaba.com

Rasulullah benar-benar senang mengenakan linkvazi gamis pria linkvazi. Dikatakan, beliau senang menggunakan gamis lantara ia kian menutup semua tubuh.

Dari Ummu Salamah -semoga Allah meridhoinya-, ia berkata yang artinya :
“Pakaian yang paling disukai oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah gamis pria.” (HR. Tirmidzi no. 1762)

KH Mushthofa Bisri menafsirkan hadits tentang pakaian yang paling disuka oleh Nabi ini dengan pakaian daerah masing-masing (yang menutup aurat, semisal batik). Sehingga, apabila kita mengenakan batik dengan niat mengikut Nabi (yang mencintai pakaian daerahnya, yaitu gamis), maka ia akan mendapat pahala.

Lainnya baju gamis pria, Nabi pun demen mengenakan pakaian luar (jubah). Ada beberapa kisah yang menjelaskan mengenai kejadian ini, tetapi kita kutip satu saja.

Dari Abu Rimtsah Rifaah At-Taymiy -semoga Allah meridhoinya-: “Saya pernah melihat Rasulullah memakai dua baju yang hijau”. (HR Tirmidzi dan Abu Daud)

“Dua baju” yang dimaksud pada hadits ini adalah baju dalam (gamis pria) serta baju luar (jubah). Contohnya bisa lihat pada gambar di bawah.

Sarung

gamis pria
freemanfashion.blogspot.com

Sarung (izaar) sudah pernah tampak dan berjibun digunakan semenjak era Nabi. Pada awalnya, sarung yang ada pada masa tertera kurang banyak sebanding dengan segalanya yang tersedia di masa sekarang.

Hanya saja, saat zaman jahiliyyah, tidak semua penduduk berencana memanjangkan kain sarung atau gamisnya mencapai melebihi mata kaki untuk menampakkan bahwa dia ialah orang berpunya atau mau membanggakan dirinya.

Wajar saja, Rasulullah Shallallahu ‘Alayhi wa Sallam lalu mencegah untuk membentangkan kain sarung/gamis melampaui mata kaki.

Diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Umar -semoga Allah meridhoi keduanya-, ia berkata: “Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya :

‘Barangsiapa menjulurkan pakaiannya karena sombong maka Allah tidak akan melihatnya di hari Kiamat kelak.’”
Dari Abu Hurairah -semoga ALlah meridhoinya- dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam: “Kain sarung yang berada di bawah mata kaki tempatnya di Neraka.”

Ulama berpendapat oleh hadits ini, bahwasannya tabu hukumnya menjulurkan kain celana/sarung/gamis melewati mata kaki atas berencana sombong. Adapun apabila tidak mempunyai tujuan tinggi hati, maka ulama bertentangan argumen, sebelah beroponi makruh, sebaliknya yang lainnya bergagasan mubah.

Menjadi seorang muslimah memang akan selalu memiliki kekurangan. Maka dari itu sebagai seorang muslimah sudah sepantasnya merubah diri ke arah yang lebih baik. Seburuk-buruknya muslimah jika ingin berubah maka akan menjadi baik. Pada dasarnya semua orang memang diciptakan dalam keadaan baik, baik laki-laki maupun perempuan. Namun seiring berjalannya usia, setiap orang berubah. Beberapa berubah menjadi buruk dan beberapa diantaranya berubah menjadi baik. Bagi seorang wanita, akhlak menjadi harga mati. Siapapun laki-laki pasti menginginkan wanita berakhlak baik untuk dinikahi. Maka sebelum terlambat, sebagai wanita muslimah coba benar-benar direnungkan. Perubahan tidak bisa menunggu karena usia yang semakin terus bertambah tanpa kompromi. Perubahan hanya perlu dilandasi kemauan. Jika sudah ada kemauan maka akan selalu ada jalan untuk berubah. Berubah menjadi baik tidak boleh ditunda karena sebagai seorang wanita akan menjadi bekal kelak mendidik anak. Wanita yang shalihah akan menghasilkan anak yang shalih dan shalihah, begitu sebaliknya. Maka jangan berpuas diri dengan keadaan yang sekarang. Teruslah lakukan perubahan agar anak-anak kelak mendapatkan ibu yang layak. Seperti mulai merubah tutur kata dan perbuatan dengan merenungkan kata kata wanita muslimah.

Kata Kata Wanita Muslimah Untuk Tutur Kata yang Bijak

Kata kata wanita muslimah bisa digunakan untuk melatih wanita agar menjadi bijak dan santun dalam bertutur kata. Jika sering menggunakan kata-kata yang kurang baik sebaiknya dirubah dengan melatih tutur bicara agar lebih santun dan bijak. Kelak anak-anak hanya akan mendengar kata-kata lembut dan bijak agar ditiru. Merubah diri jangan hanya soal fisik. Memang baik menjadi muslim yang tahu berdandan, tahu linkvazi pashmina instan linkvazi terbaru yang sedang trend, atau baju muslim yang modis. Namun perubahan akhlak dan tutur bicara akan jauh lebih penting. Berikut ini adalah kumpulan kata kata bijak untuk wanita muslimah.

  • Pendidikan wanita bukanlah untuk pekerjaan yang bagus, tetapi bekal untuk mendidik anak-anaknya kelak.
  • Menjadi wanita yang cantik memang perlu, namun janganlah lupakan agama.
  • Muslimah sejati tidak akan melepas hijabnya hanya untuk laki-laki yang bukan mukhrimnya.
  • Janganlah tetlalu sombong karena terlahir sebagai wanita karena disanalah tempat segala dosa bermula.
  • Tutuplah auratmu maka Allah akan melindungimu.
  • Hidup sebagai wanita muslimah memang tidak mudah, akan banyak kecurigaan disaat wanita taat untuk menutup auratnya.
  • Perubahan apapun yang dilakukan seorang wanita, landailah dengan Al Quran.
  • Belajarlah mengaji dengan tekun, maka kelak anakmu akan memiliki ustadzah terbaik.
  • Jagalah tutur katamu karena sesungguhnya sakit hati bermula dari tutur kata yang tidak dijaga.
  • Wanita shalihah memang sepantasnya bergantung dan taat pada laki-laki.
  • Tidak ada laki-laki shalih kecuali untuk wanita yang shalihah.
  • Halalnya wanita adalah saat sudah melakukan akad.
  • Tidak ada jalan yang aman untuk istri kecuali atas ijin suami.

Kata Kata Wanita Muslimah Untuk Memperbaiki Akhlak

Kata-kata wanita muslimah diatas sebaiknya tidak hanya diucapkan tetapi juga direnungkan. Jadikan kata-kata bijak diatas sebagai bahan pertimbangan untuk menjadi umat muslim yang lebih baik akhlaknya. Mungkin nasehat orang lain tidak akan pernah berhasil. Namun kata-kata diatas bisa jadi berhasil, namun dengan direnungkan. Melakukan perubahan akan diri sendiri memang membutuhkan waktu dan juga kemauan yang besar. Maka menyendiri dan merenung adalah langkah yang tepat. Jangan berubah karena orang lain tapi berubahlah karena diri sendiri. Perubahan yang berasal dari diri sendiri juga akan lebih awet.

 

Adakah manusia yang bisa hidup kekal? Akankah kemajuan teknologi akan bisa menciptakan manusia-manusia yang kekal? Pertanyaan semacam ini sungguh sangat menggelitik. Semaju apa pun teknologi, tidak ada satu manusia pun yang bisa hidup kekal. Kekelasan hanya ilusi dan dongeng yang membuat manusia berbuat ingkar dan sombong. Padahal, dalil tentang kematian telah tertulis secara rinci dalam Alqur’an dan hadits. Tidak ada satu manusia pun yang bisa mengelak dari kematian ketika ketetapan-Nya sudah diputuskan. Sebagai umat Islam, mengingat tentang kematian menjadi suatu hal yang baik dan disarankan oleh Allah. Bacalah penjelasan sampai akhir untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Dalil tentang Kematian yang Termakhtub dalam Alquran

  1. Al Jumu’ah Ayat 8

Adakah seseorang yang bisa lari dari kematian? Pertanyaan ini dijawab dalam dalil tentang kematian di Alquran surat Al Jumu’ah ayat 8. Sejauh apa pun manusia lari dari kematian, kematian akan terus menemuinya karena setiap yang hidup pasti akan kembali kepada Allah. Hanya Allah-lah yang Maha Mengetahui yang ghaib maupun yang nyata.

 

  1. As Sajdah Ayat 11

Allah akan mengutus malaikan maut untuk mengambil jiwa manusia. Maka, malaikat maut ini tidak akan pernah lalai atas kewajibannya. Setiap jiwa manusia yang diambil oleh malaikan maut akan dikembalikan lagi ke tangan Allah.

 

  1. Az Zumar Ayat 30

Dalam ayat ini, kematian kembali ditegaskan. Satu orang manusia akan mati, kemudian mereka pun akan mati juga dan kembali ke sisi-Nya.

 

  1. Az Zumar Ayat 42

Masih dalam surat Az Zumar, pada ayat 42 dijelaskan bahwa Allah selalu memegang jiwa manusia ketika dalam matinya ataupun dalam tidurnya. Alllah akan menahan jiwa orang yang telah ditetapkan waktu kematiannya dan akan melepaskan jiwa yang belum sampai ketetapannya. Allah selalu menjaga setiap ummat-Nya dan itulah tanda kebesaran-Nya.

 

  1. Al Munafiqun ayat 11

Pada ayat ini, dijelaskan bahwa Allah tidak akan pernah menangguhkan kematian seseorang ketika ketetapan itu telah tiba pada waktunya. Allah pun akan mengenal tiap pekerjaan yang dikerjaan oleh ummat-Nya.

 

  1. Yasin Ayat 12

 

Dalam surat Yasin yang selalu kita baca setiap hari Jumat pun dijelaskan bahwa kehidupan tidak berakhir ketika seseorang telah meninggal. Manusia akan kembali dibangkitkan dari kuburnya. Kemudian Allah akan menuliskan apa yang sudah mereka kerjakan.

 

 

Dalil tentang Kematian dan Kehidupan Setelah Mati

Dalam Islam, kita tentu mengenal kehidupan setelah mati. Allah menjanjikan surga dan neraka bagi makhluk-Nya. Surga dan Neraka ini akan menjadi kehidupan kekal makhluk hidup. Mereka yang selama hidup di dunia lebih banyak mengerjakan kebaikan, maka mereka akan ditempatkan di surga yang paling baik. Sementara mereka yang semasa hidupnya selalu berbuat jahat, Allah pun telah menyiapkan neraka sebagai balasannya. Mengingat kehidupan setelah mati akan membuat manusia sadar dan tidak lagi berbuat semena-mena selama hidup di dunia. Sungguh penyesalan akan benar-benar datang jika manusia itu lalai.

 

Dalam Alrquran dan hadist, dalil tentang kematian dan kehidupan setelah mati telah tertulis dengan jelas. Mengkaji dan mengamalkan dalil tersebut akan menjadi bekal kita untuk hidup lebih baik lagi di dunia ini. Cara lain agar kita tetap mengingat kehidupan setelah mati adalah dengan sering berziarah. Dengan berziarah di linkvazi Al Azhar Memorial Garden Karawang linkvazi. Melihat mereka yang telah mendahului kita akan membuat kita sadar dan kembali beriman.