11Dec

Apa Itu Cinta Dalam Islam? Inilah Penjelasannya

Dalam kehidupan manusia, kata cinta pastinya sudah tidak asing lagi. Cinta seringkali diucapkan oleh orangtua kepada anaknya, suami kepada istrinya, atau sebaliknya. Cinta sudah ada sejak jaman manusia pertama yakni Adam. Dimana dulu, Hawa diciptakan sebagai kekasih Adam. Cinta adalah perasaan atau fitrah alami yang dimiliki oleh manusia. Tanpa adanya cinta, hati akan terasa hampa dan kosong. Menariknya, cinta bisa membuat seseorang berkorban banyak. Tak sedikit pula yang merasakan kesengsaraan karena cinta. Tahukah Anda bahwa ternyata, Islam juga banyak menyinggung tentang makna cinta. Cinta dalam islam memiliki makna yang sangat luas. Tidak hanya cinta antar pasangan wanita dan pria saja. Bahkan cinta, bisa juga dirasakan antara manusia dengan jabatannya, dengan hartanya atau dengan kekuasaannya. Cinta bukanlah kata murah atau lumrah yang bisa diucapkan begitu saja. Karena cinta berasal dari hati dan merupakan anugerah dari yang Maha Kuasa. Cinta itu suci, jika disalurkan pada hal yang tepat dan tidak melanggar syari’at Islam. Islam sendiri diketahui sangat menghargai dan selalu menjaga makna dari kesucian cinta. Pada dasarnya, cinta adalah pemberian dari Allah SWT. Jadi Anda tidak perlu kehilangan jodoh atau sesuatu yang dicintai. Karena Allah SWT mampu membolak-balikkan hati manusianya. Cukup bertawakal dan meminta didekatkan dengan yang dicintai dan dikasihi, maka Allah SWT akan memberikan yang terbaik kepada para hambanya.

Pengertian Cinta Dalam Islam

Seperti yang sempat disinggung bahwa cinta dalam islam sangatlah luas. Definisi cinta sendiri banyak diungkapkan oleh para ahli. Dalam bahasa Indonesia, cinta artinya adalah perasaan sayang dan kasih kepada orang lain atau sesuatu. Dari pengertian tersebut bisa diketahui bahwa cinta merupakan hal yang berkaitan dengan perasaan alami manusia. Cinta dalam ajaran islam maknanya adalah semua limpahan kasih dari Allah SWT untuk semua makhluk-Nya. Termasuk manusia dengan segala isinya yang diciptakan dengan kesempurnaan. Cinta yang hakiki hanyalah milik yang Maha Kuasa. Karena Allah SWT adalah yang maha pemilik cinta dan maha sempurna. Islam juga memandang istilah cinta dengan perasaan persaudaraan antar manusia. Selain itu, adapula yang menjelaskan bahwa cinta merupakan insting atau perasaan seseorang terhadap orang lain yang sangat disayangi dan dicintainya. Istilah cinta seringkali disebut di dalam Alqur’an. Salah satunya ada di dalam Surah Al-Imran (ayat 92). Ibn Katsir Rahimahullah juga memberikan pendapat bahwa orang-orang yang masuk dalam kategori beriman adalah mereka yang mencintai Allah SWT dengan amat sangat. Kecintaan tersebutlah yang kemudian akan mengantarkan dan mengarahkan seseorang untuk memperkaya dan menyempurnakan pengetahuannya mengenai Islam. Serta menjalankan segala perintahNya dan menjauhi semua laranganNya.

 

Jenis-jenis Cinta Dalam Islam yang Jarang Diketahui Orang

kata kata cinta islami yang levelnya paling tinggi adalah cinta kepada yang Maha Kuasa yakni Allah SWT. Semua umat manusia yang beriman pastinya akan mencinta sang pemilik cinta. Para umat muslim menyadari bahwa perasaan cinta, datang dari Allah SWT. Sehingga hanya kepada Allah lah mereka menyerahkan perasaan dan hidupnya. Cinta antar manusia yang begitu kuat tanpa adanya perasaan ingin dibalas adalah cinta orang tua kepada anaknya. Allah juga menciptakan alam semesta yang luar biasa indahnya. Jadi jika Anda mencintai Allah, maka sudah pasti Anda akan mencintai semua yang diciptakan-Nya serta selalu menjaganya. Sementara cinta kepada kekasih, antar saudara kandung dan sesama manusia adalah cinta yang diberikan oleh Allah SWT agar semua manusia bisa saling mengasihi tanpa ada perpecahan atau permusuhan. Demikianlah pengertian cinta dalam islam, semoga Anda dilimpahkan kasih dan sayang dari Allah SWT.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *