08Apr

Hewan Eksotis dan Khas dari Berbagai Dunia

Binatang merupakan perbendaharaan seluruh macam jenis fauna yang hidup di bagian khusus atau periode khusus. Istilah yang sebangsa buat tanaman yaitu nabatah. Nabatah, alam fauna dan potret kehidupan lain semacam cendawan ketika suatu kesatuan disebut biota. Penyalinan tanaman dan alam binatang lazimnya ditulis di depan nama geografis, misalnya zona fauna peralihan, alam fauna Asia atau alam binatang Australia.

Zona persebaran fauna pertama kali diperkenalkan oleh Sclater (1858) dan kemudian dikembangkan oleh Huxley (1868) dan Wallace (1876). Ada sejumlah faktor lingkungan yang mempengaruhi persebaran fauna di dunia yang bersifat membatasi, merupakan faktor-faktor fisik yang berkaitan dengan kondisi di bumi, misalnya perairan (sungai, telaga, laut), daratan (gunung, jurang, lembah, gurun, dll), iklim (suhu, kelembaban, tekanan udara, dll). Alfred Russel Wallace mengelompokkan persebaran fauna di dunia menjadi 6 kawasan, di antaranya:

Kawasan Australis

Zona ini mencakup zona Australia, Selandia baru, Maluku, Papua, dan pulau-pulau sekitarnya. Sebagian fauna khas kawasan ini yaitu kanguru, kiwi, platipus, koala, terdapat juga sejumlah macam burung yang khas kawasan ini misalnya burung cendrawasih, kasuari, kakatua, dan kelompok reptil antara lain buaya, kura-kura, ular piton.

Di bawah ini ialah karakteristik binatang tipe Australis.

Memiliki satwa yang berkantung.
Ada hewan menyusui atau mamalia kecil-kecil.
Enggak ada kera.
Memiliki banyak rupa burung yang berwarna.
Memiliki banyak rupa binatang yang bertanduk.

Di bawah adalah contoh fauna tipe Australis:

Kangguru
Kuskus yang ialah keluarga possum, merupakan binatang yang mempunyai kantong unik dari Australia dan ada jua di wilayah Papua.
Burung Cendrawasih yang mendominasi di wilayah Papua dan terdapat jua di area Maluku.
Burung Kasuari
Burung Kakatua
Landak Papua

Kawasan Ethiopian

Wilayah persebarannya meliputi benua Afrika dari sebelah selatan Gurun Sahara, Madagaskar, dan Asia Barat. Hewan yang khas kawasan ini yaitu gajah afrika, gorila, babon, badak afrika, simpanse, jerapah, mamalia padang rumput seperti zebra, antilope, singa, kijang, dan mamalia pemangsa serangga yaitu trenggiling. Mamalia endemik di zona ini merupakan kuda nil yang cuma terdapat di sungai Nil, Mesir. Tetapi di Madagaskar juga terdapat kuda nil namun lebih kecil. Zona Ethiopian juga memiliki binatang yang mirip dengan di zona Oriental seperti golongan kucing, bajing, babi hutan, tikus, kelelawar, dan anjing.

Kawasan Neartik

Zona persebarannya mencakup wilayah Amerika Serikat, Amerika Utara dekat Kutub Utara, dan Greenland. Fauna khas daerah ini adalah kalkun liar, tikus berkantung, caribou, bison, muskox, domba gunung. Di daerah ini juga terdapat sejumlah macam binatang yang terdapat di kawasan Paleartik seperti kelinci, anjing, kucing, kelelawar, dan bajing.

Kawasan Neotropik

Kawasan persebarannya meliputi kawasan Amerika Selatan, dan sebagian besar Meksiko. Iklim di kawasan ini sebagian besar beriklim tropis dan bagian selatan beriklim sedang. Fauna endemiknya ikan piranha dan belut listrik di sungai Amazon, ilama (sebangsa unta) di padang pasir Atacama (Peru), tapir, dan kera hidung merah. Neotropikal amat terkenal sebagai zona hewan vertebrata karena jenisnya yang sangat beragam dan spesifik seperti sebagian ragam monyet, trenggiling, sebagian macam reptil misalnya buaya, ular, kadal, sebagian spesies burung dan ada sebangsa kelelawar penghisap darah.

Zona Asiatis

Tersebar di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan. Fauna Indonesia yang masuk di wilayah ini hanya di Indonesia bagian barat. Hewan yang khas ini merupakan harimau, orang utan, rusa, banteng, gibon, dan badak bercula satu. Hewan lainnya yaitu badak bercula dua, beruang, gajah, antilope, berbagai macam reptil, dan ikan. Adanya ragam binatang yang hampir sama dengan kawasan Ethiopian antara lain kucing, anjing, monyet, gajah, badak, dan harimau.

Fauna rumpun Asiatis adalah macam fauna yang berada di area Indonesia di bagian barat. Tempat-tempatnya menyeluruhi kawasan Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali. Berikut ini adalah ciri-ciri satwa jenis Asiatis:

Berupa binatang menyusui berukuran besar contohnya macan, gajah, tapir.
Ada beraneka jenis kera.
Terdapat bermacam jenis ikan air tawar.
Sedikit jumlah burung yang berbulu cerah, namun banyak yang memiliki suara enak didengar dengan ukuran jasad yang kecil sampai sedang.
Memiliki berbagai jenis reptil.
Beraneka fauna endemik contohnya badak bertanduk satu, burung merak, jalak bali, dan orang utan.
Tak ada hewan berkantung

Wilayah Paleartik

Kawasan persebarannya sangat luas meliputi hampir semua benua Eropa, Rusia, daerah sekitar kutub utara sampai pegunungan Himalaya, kepulauan Inggris di Eropa Barat hingga Jepang, Selat Bering di pantai Pasifik dan benua Afrika paling utara. Beberapa jenis fauna paleartik yang tetap bertahan di habitat aslinya yaitu, panda di cina, binatang kutub seperti rusa, unta di afrika utara, kucing kutub, beruang kutub. Hewan yang berasal dari wilayah ini antara lain, kelinci, berbagai spesies anjing, bajing kelelawar, dan kijang telah menyebar ke kawasan lain.

Golongan Binatang Unggas yang Sebagai pilihan binatang Ternak

Satwa unggas ini memiliki dua kaki dan dua sayap. Unggas termasuk tipe binatang vertebrata ialah memiliki tulang belakang. Biasanya hewan unggas memiliki bulu yang menyelimuti semua dagingnya dan sering dijadikan binatang piaraan bagi publik dan familiar sampai saat ini.

Bentuk-bentuk binatang unggas umumnya ditemukan banyak namun sebagaimana yang kalian pahami maka jenis hewan ini benar-benar bermanfaat untuk kehidupan. Akibat dari masyarakat menjadikan satwa ini sebagai binatang ternak yang dimakan daging serta telurnya misalnya ayam dan bebek.

Ayam

Sementara kategori hewan unggas yang Berkembang di daratan yakni ayam. Ayam memiliki dua kaki dan sepasang sayap tetapi tidak mampu melayang tinggi seperti burung.. Lantaran sayap terhadap ayam berfungsi sebagai keseimbangan tubuh dan meneduhi anak-anaknya.

Ayam benar-benar menguntungkan untuk manusia sebab ayam menjadi salah satu panganan pokok bernutrisi tinggi. Sebagai satwa piaraan, ayam dapat dimakan daging dan telurnya yang umumnya dikenaldiketahui ayam pedaging serta ayam petelur.

Bebek

Selanjutnya yakni bebek termasuk satwa unggas yang hidup di daratan namun berenang. Ada berbagai jenis-jenis bebek di dunia ini sebab masing-masing negara terdapat bebek yang bentuk dan motif bulunya berlainan.

Bebek dan ayam yang bisa dimakan daging dan telurnya sebagai makanan baku bernutrisi tinggi. Dan umumnya telur bebek sering sebagai telur asin karena telur bebek mempunyai cangkang yang kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *