02Aug

Orang Muslim Wajib Merngerti Lima Rukun Islam Itu

Bagi pemeluk islam antum kudu menyadari apa saja perkara rukun islam, bagaimana yang dikatakan tentang syahadat, sholat, puasa, zakat, dan haji. Berikut kami uarai penjelasannya. Rukun islam ada 5 (lima perkara) yaitu:

Jangan Sampai Lupa: BerbagaiInfo Menurut Kami Bagus Terkait dengan Rukun Islam

1. Mengucap Dua Kalimah Syadahat

Tanda yang utama seseorang untuk berstatus sebagai orang islam yaitu mengucapkan 2 kalimah syahadat. Makna Syahadat ialah mengatakan dengan lidah, meyakinkan dengan hati dan mengerjakan melalui perbuatannya. Bunyi 2 kalimah syahadat adalah:

اَشْهَدُاَنْالَااِلَهَ اِلَّااللهُ وَاَثْهَدُاَنَّ مُحَمَّدًا رَسٌؤلُ اللهِ

Jangan Skip Nih: Kunjungi Juga: Visit: Ragam Perihal yang Penting untuk Anda Pelajari berhubungan dengan Rukun Islam

2. Melakukan Sholat Fardhu 5 Waktu

Rukun islam nomor kedua adalah sholat. Sebagai muslimin pastilah dia mempunyai tugas untuk menunaikan sembahyang perlu 5 x. (fajar, zuhur, sore, magrib dan malam). Apabila kita tak melaksanakan ibadah maka kita tak dianggap sebagai orang islam. Sebab sholat adalah pilarnya agama, dan yang paling penting dihisab di akhirat nanti .

Sayang untuk dilewatkan: Yuk Mari mengisi otak dengan membaca tulisan yang ada di tautan ini, akan ada ilmu baru yang in syaa Allah menarik terkait Rukun Islam

Perintah sholat disebutkan dalam Quran Surat Al ankabut ayat 45:

اتْلُ مَا أُوحِيَ إِلَيْكَ مِنَ الْكِتَابِ وَأَقِمِ الصَّلَاةَ ۖ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Oh iya, apa Anda udah dapat info mengenai sholat dhuha? Jika belum pernah sama sekali, kami mohon klick tautan tersebut ya hihi. Anda tentu saja akan “pergi” ke landing page tersebut. Di page itu Anda tentu saja akan menemukan banyak hal yang hendaknya bermanfaat. Serta jangan sekali-kali lupa bagi ke anggota keluarga kamu ya agar makin banyak yang menemukan info terkait. hoho.

3. Menahan Diri Di Bulan Ramadhan

Rukun islam yang ketiga ialah berpuasa di bulan puasa. Puasa adalah menahan nafsu dari segala yang membatalkan puasa mulai sejak munculnya fajar sampai terbenamnya matahari.

Lihat Juga: Mari-mari baca postingan yang ada di tautan ini nih, bakalan terdapat informasi yang semoga saja bagus tentang Rukun Islam

Kewajiban puasa Allah sebutkan di Al-Quran surah albaqarah ayat 183:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

4. Mengeluarkan Zakat Jiwa

Rukun agama yang nomor 4 ialah membayar zakat. Zakat ialah sesuatu yang harus diberikan bagi muslimin kepada orang tertentu dengan aturan tertentu pula.

Zakat ada dua antara lain :

pertama: zakat jiwa yaitu zakat yang harus dibayarkan dari seorang muslim saat awal bulan syawal (akhir dari bulan ramadhan) berupa makanan pokok yang dikonsumsinya tiap hari.

Ke-2 : zakat mal merupakan zakat zakat keuntungan penjualan, yang kudu dibagikan muslim jika sudah tercapai nisab.

Baca juga: Aneka Hal yang Sepertinya Baik untuk Dirimu Ketahui berhubungan dengan Rukun Islam

Kewajiban zakat pada Al-kitab surah albaqarah ayat 43 :

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’.”

5. Melaksanakan Panggilan Haji Untuk yang Mampu

Rukun islam yang kelima adalah melaksanakan naik haji. Naik haji diutamakan bagi orang-orang yang sudah sanggup dari sisi hartanya.

Penunaian naik haji pada Kitab Suci Surat Ali imran ayat 97:

فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيمَ ۖ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

“Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *