10May

Panduan Usaha Roti bagi Pemula Agar Sukses

Membuat usaha pembuatan roti dengan skala rumahan bisa menjadi opsi bagi Anda yang masih mencari usaha yang profitabel. Bisnis rumahan seperti ini masuk kedalam jenis industri rumahan yang tidak membutuhkan modal terlampau besar dan dapat dijalankan pada lokasi dengan space terbatas hanya dengan menggunakan dapur ataupun garasi rumah usaha ini sudah bisa berjalan mengingat alat-alat berupa mesin yang digunakannya tidak berukuran besar.

Usaha roti rumahan semacam ini juga dapat dijalankan diberbagai wilayah karena target pasarnya yang cukup luas tentunya pembaca semua pasti pernah melihat di toko pinggir jalan roti macam ini dijual dengan beraneka ragam rasa seperti coklat, moca, susu dan lain lain. Roti ditawarkan dengan harga bervariasi mulai dari 1000 sampai 10 ribuan tergantung ukuran dan macamnya.

Itulah salah satu hasil dari produk usaha roti kelas ukm ini, biasanya mereka menjual rotinya dengan sistim titip jual, setiap hari akan ada orang yang bertugas datang untuk mengecek jumlah roti yang laku terjual di hari sebelumnya bersamaan dengan itu mereka juga mengisi kembali jika stok roti di tokonya mulai berkurang.

Jangkauan pemasarannya bergantung dari skala besarnya usaha pembuatan roti yang dikerjakan, jika kemampuan produksi rotinya masih seadanya biasanya cakupan pemasarannya cuma disekitar lokasi pembuatannya, armada yang digunakan untuk berjualan pun cukup memakai kendaraan roda dua seperti sepeda motor atau sepeda.

Sedangkan untuk usaha pembuatan roti rumahan yang telah berskala lumayan besar, jangkauan penjualan mereka umumnya lebih luas karena kapasitas produksi rotinya pun sudah lebih besar, armada yang digunakan untuk pemasaran biasanya dapat berupa kendaraan roda empat, bisnis pembuatan roti dengan skala seperti ini bahkan pemasarannya sudah mampu menjangkau luar kota.

Langkah Memulai Usaha Roti Rumahan

Tertarik dengan model bisnis semacam ini? Pertama yang harus Anda persiapkan ialah kemampuan atau kemahiran untuk membuatnya baik dimiliki sendiri atau dengan mempekerjakan orang yang ahli dibidang pembuatan roti.

Selanjutnya juga harus diberikan berbagai jenis alat penunjang berupa mesin dan peralatan produksi lainnya, dalam menyediakan mesin inilah yang paling menghabiskan banyak biaya usaha karena harga dari tiap mesinnya lumayan tinggi, diantaranya yang biasa digunakan adalah:

1. Mixer, yang berguna sebagai pembentuk adonan utama pembuatan roti.

2. Mesin Proofer atau lemari pengembang roti, berguna untuk mempersingkat proses pemekaran adonan roti sebelum masuk oven.

3. Dough Divider, atau biasa disebut mesin pembagi adonan. Berfungsi untuk membentuk dan membagi adonan roti biar ukurannya sama rata.

4. Oven, berguna untuk memanggang sebagai langkah terakhir dalam pembuatan roti.

Berbagai jenis alat penunjang lain juga dibutuhkan, seperti loyang, pemotong, cetakan roti dan lain lain. Harga dari setiap mesin di atas berbeda tergantung dari merknya, sebagai gambaran harganya antara 6 jutaan sampai 15 jutaan. Sehingga jika Anda ingin secara lengkap memiliki seluruh mesin produksi roti ini, modal yang harus Anda persiapkan antara 30 hingga 50 jutaan.

Agak besar memang modal yang dibutuhkan, namun jangan dulu berkecil hati kalau modal bisnis pembuatan roti rumahan Anda belum mencapai angka di atas. Contoh yang kami ulas di atas hanyalah sebagai gambaran biaya yang diperlukan untuk memiliki mesin pembuatan roti yang bagus.

Sedangkan kenyatannya Anda dapat membuka bisnis ini hanya dengan cara manual yang bermodalkan oven roti saja, sementara peralatan lain bisa memanfaatkan peralatan yang umumnya sudah ada seperti mixer dan peralatan lainnya. Karena pada dasarnya mesin-mesin di atas hanya bertugas untuk membantu mempercepat proses produksi walaupun nantinya mesin ini tetap dibutuhkan jika kapasitas produksi roti Anda sudah mencapai batasnya karena permintaan pasar sangat besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *