21May

Peternakan di Negara Kita : Varietas, Kontribusi dan Populasinya

Saban hari, setiap orang tentu membutuhkan pangan demi memperoleh sumber kekuatan untuk tubuh.

Sumber kekuatan tersebut dapat bersumber dari tumbuhan ataupun hewan ternak.

Tumbuhan menjadi sumber vitamin, sedangkan hewan ternak merupakan sumber mineral, lemak dan protein.

Sumber makanan yang bersumber dari hewan ternak bisa didapat dengan dua proses. Pertama konsumen memesan hewan ternak atau daging yang dipasarkan di pasaran. Kedua, konsumen memelihara hewan ternak yang selanjutnya dipotong untuk dimakan sendiri.

Ternak Domestik Indonesia

Dari beraneka macam tipe kambing yang terdapat di Indonesia, kambing kacang adalah jenis kambing murni dari Indonesia.

Karakter kambing kacang yang mudah diketahui yakni corak tubuhnya yang mungil, juga sistem penyesuaian yang mudah dengan daerah disekitarnya.

Terkecuali kambing kacang, kita juga mempunyai kambing etawa yang diimpor langsung melalui India guna diambil daging beserta susunya.

Awal Mula sapi di Indonesia ialah Banteng dan dalam bahasa latin disebut dengan Bos Sundaicus, yang sekarang merupakan salah satu hewan langka dan hanya dapat dilihat di Ujung Kulon serta Pangandaran.

Di Indonesia, varietas sapi yang acap kali kita jumpai yaitu Sapi Peranakan Ongole, Sapi Bali, Sapi Zebu atau Sapi Madura.

Peranan Peternakan di Indonesia

Selain menghasilkan produk utama semacam susu, daging dan kulit, peternakan di negara kita juga mempunyai peran serta lain seperti :

Sumber Daya

Di beberapa daerah pelosok di negara kita, masih terdapat orang-orang yang memakai cara tradisional dalam mengerjakan sawah dan kebun, yakni dengan memanfaatkan kekuatan sapi atau kerbau untuk menggarap sawah.

Sapi digunakan untuk menggarap tanah yang tidak terlalu dalam sebaliknya kerbau dimanfaatkan untuk menggarap tanah berlumpur yang dalam.

Pendayagunaan Sampah Pertanian dan Limbah UKM Rumahan

Limbah perkebunan sebagaimana jerami atau batang jagung, bisa dimanfaatkan untuk konsumsi ternak. Demikian juga dengan sampah industri rumahan sebagaimana bungkil kedelai, ampas tahu dan onggok singkong.

Memangkas Jumlah Pengangguran

Usaha peternakan bisa membuat lowongan pekerjaan baru baik menjadi pemelihara ataupun menjadi pegawai.

Penyebaran Peternakan di Indonesia

Dengan kekayaan sumber daya alam yang kita miliki, negara kita bahwasanya bisa secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan daging nasional.

Cara pengelolaan serta harga, merupakan dua elemen mendasar, mengapa sampai detik ini, pemerintah masih membeli daging dari negeri tetangga, sedangkan peta persebaran peternakan di negara kita sudah besar.

Berikut ini merupakan daerah persebaran peternakan di Indonesia :

Sapi

Kawasan dengan jumlah peternakan sapi terbesar di negara kita adalah pulau jawa dengan jumlah lebih dari 50% kemudian ada Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara, Maluku, Bali dan Kalimantan.

Di tanah Jawa, pada umumnya, sapi dipiara menggunakan kandang dan diberi pakan dalam wadah yang telah dipersiapkan. Berbeda halnya dengan perawatan sapi di Sulawesi Selatan atau Nusa Tenggara, dimana kedua wilayah tersebut mempunyai padang gembalaan yang luas.

Kerbau

Tanah jawa masih merupakan kontributor peternakan kerbau terbanyak di Indonesia, diikuti tanah Sumatera dan Sulawesi Selatan. Daerah lain sebagaimana Kalimantan, Maluku atau Papua, masih jarang ditemui peternakan kerbau di daerah tersebut.

Kuda

Nusa Tenggara merupakan daerah dengan peternakan kuda terbanyak di negara kita, sebab di daerah tersebut mudah ditemukan padang gembalaan yang lapang, jadi sangat klop pada saat dipakai untuk mengembangkan peternakan kuda.

Kuda sandel ialah kuda yang tenar di wilayah Nusa Tenggara berkat mempunyai stamina yang besar dan tampilan badan yang tegap. Kuda ini mudah ditemui di peternakan di wilayah Sumba.

Terkecuali kuda sandel, negara kita juga memiliki kuda Makassar asli dari pulau Sulawesi, dan kuda Batak yang berasal dari Sumatera.

Domba serta Kambing

Jawa dan madura merupakan sumber peternakan kambing serta domba terbesar di Indonesia, diikuti Bali, Sulawesi, serta Nusa Tenggara. Papua, Kalimantan dan Maluku menghuni urutan terbawah dalam penyebaran peternakan kambing di Indonesia.

Ayam Kampung

Budidaya ayam kampung di pulau Jawa, terlebih di dusun, hampir digeluti oleh mayoritas masyarakat sekalipun dalam angka yang kecil.

Memelihara ayam kampung digeluti sebagai usaha sampingan karena metode pembudidayaannya yang terbilang cukup mudah, yaitu dengan mengasih makan di saat pagi dan sore hari, lalu melepaskannya di waktu siang, untuk mencari pakan di pekarangan. Dan di waktu senja, setelah diberi pakan, ayam ditaruh di dalam kandang.

Pelestarian Ternak di Indonesia

Disini kita mau menjelaskan 3 jenis pemeliharaan ternak di Indonesia, yakni :

Sapi Potong

Di Indonesia, cara budidaya sapi secara umum dapat dikelompokan menjadi dua, yakni pelestarian secara intensif serta semi intensif.

Pemeliharaan semi intensif ialah mekanisme budidaya dimana rasa letih dan waktu tidak dihitung menjadi modal, sebaliknya pemeliharaan secara insentif menempatkan rasa lelah sebagai perhitungan usahanya.

Pada tahun 2017 total persebaran sapi potong di negara kita mendekati 16.599.247 ekor.

Sapi Perah

Peternak sapi di daerah rata-rata memeras susu dengan cara lama menggunakan tangan untuk seterusnya diserahkan ke koperasi serta dipasarkan ke industri pembuatan susu, namun diperoleh beberapa dari mereka yang memasarkan susu ke konsumen secara langsung.

Pembudidaya sapi dibawah naungan pabrik biasanya memerah susu menggunakan alat perah modern yang telah disertai dengan pendingin yang bermanfaat untuk mempertahankan susu supaya tidak cepat bau disebabkan bakteri.

Total populasi sapi perah di Indonesia di tahun 2017 mencapai 540.000 ekor

Kerbau

Di negara kita, kerbau difungsikan untuk dua hal.

Satu, kerbau difungsikan sebagai tenaga kerja untuk membantu membajak sawah.

Kedua, kerbau diambil daging dan susunya untuk dikonsumsi. Terbatas untuk pengambilan daging, kebanyakan kerbau yang telah berumur yang dijagal disebabkan sudah tidak bermanfaat lagi.

Tahun 2017, ditemukan 1.395.191 total persebaran kerbau di negara kita menurut Dirjen Peternakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *