07Mar

Seberapa Pentingkah Bahasa Arab untuk Dimengerti

Mengapa wajib menggali ilmu bahasa Arab? Apa keistimewaannya?

Walaupun kamu bagian penduduk Arab, namun keistimewaannya cukup banyak apabila kamu ingin menuntut ilmu bahasa Arab.

Ini sejumlah sebab mengapa kamu harus luangkan waktu buat menggali ilmu bahasa Arab.

Poin Utama:

Keutamaan bahasa Arab amatlah nyata sebab bahasa Arab yaitu bahasa Al-Qur’an Al-Karim. Sedikit sebab inilah yang jadi sebab kuat kenapa kita perlu menuntut ilmu bahasa Arab. Keistimewaan bahasa Arab diterangkan dalam Al-Qur’an bersumber berlokasi di sepuluh tempat, seperti halnya pada ayat,

وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَذَا الْقُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ . قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. (Ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 27-28)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

اللِّسَانُ العَرَبِي شِعَارُ الإِسْلاَمِ وَأَهْلِهِ

“Bahasa Arab adalah syi’ar Islam dan syi’ar kaum muslimin.” Disebutkan dalam Iqtidha’ Shirath Al-Mustaqim

Poin kedua:

Dengan mempelajari bahasa Arab lebih mudah waktu menghafalkan, memahami, berbagi ilmu dan mendakwahkan ajaran Al-Qur’an. Dengan ilmu bahasa Arab akan ringan juga bersama mengetahui hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, menghafalkan mengartikan bersama mengamalkannya.

Ketiga:

Kaum yang ahli bahasa Arab, terutama kaedah-kaedah dalam pengetahuan nahwu akan semakin mudah mendalami Islam ketimbang yang enggak mempelajarinya apa-apa. Terutama jika kewajiban seseorang sebagai penyampai ajaran islam, menjadi seorang da’i, kyai atau ustadz, mesti cenderung bertujuan menuntut ilmu semoga ringan mengajarkan pengenalan agama yang benar pada masyarakat umum.

Keempat:

Orang yang paham bahasa Arab akan mudah mempelajari pengetahuan berasal ulama secara pribadi maupun mempelajari beraneka jenis karya ulama yang sangat umum menyebar sampai detik ini. Padahal yang enggak mahir bahasa Arab cuma sanggup menggantungkan kitab tafsir cuma itu sifatnya terbatas.

Poin Kelima:

Bahasa Arab itu bahasa yang tenang serta lebih mengenakkan hati, juga menentramkan jiwa.

Ibnu Katsir waktu menjelaskan surat Yusuf ayat kedua menyampaikan,

لأن لغة العرب أفصح اللغات وأبينها وأوسعها، وأكثرها تأدية للمعاني التي تقوم بالنفوس

“Karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, paling luas (kosakatanya), dan paling banyak mengandung makna yang menentramkan jiwa.”

Poin Keenam:

Bahasa Arab adalah bahasa yang amat menyejukkan.

Ibnu Katsir rahimahullah serta berkata,

فلهذا أنزلَ أشرف الكتب بأشرف اللغات، على أشرف الرسل، بسفارة أشرف الملائكة، وكان ذلك في أشرف بقاع الأرض، وابتدئ إنزاله في أشرف شهور السنة وهو رمضان، فكمل من كل الوجوه

“Karena Al-Qur’an adalah kitab yang paling mulia, diturunkan dengan bahasa yang paling mulia, diajarkan pada Rasul yang paling mulia, disampaikan oleh malaikat yang paling mulia, diturunkan di tempat yang paling mulia di muka bumi, diturunkan pula di bulan yang mulia yaitu bulan Ramadhan. Dari berbagai sisi itu, kita bisa menilai bagaimanakah mulianya kitab suci Al-Qur’an.”

Oleh karena itu Allah nyatakan tentang bahasa Arab,

إِنَّا أَنزلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (QS. Yusuf: 2)

Tujuh:

Bahasa Arab adalah bahasa yang lurus, mudah dimengerti juga fleksibel ditujukan sebagai hukum terhadap makhluk.

Allah memberitahukan sendiri,

قُرْآَنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“(Ialah) Al-Qur’an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 28)

Di ayat berbeda diterangkan,

وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ (192) نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ (193) عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ (194) بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ (195)

“Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas.” (QS. Asy-Syu’ara: 192-195). Sebagaimana disebutkan dalam Zaad Al-Masiir karya Ibnul Jauzi, Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab yaitu bahasanya orang Quraisy yang setiap orang mudah memahaminya.

Serta dalam ayat lain disebutkan,

وَكَذَلِكَ أَنْزَلْنَاهُ حُكْمًا عَرَبِيًّا

“Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab.” (QS. Ar-Ra’du: 37).

Disebutkan dalam Tafsir Al-Jalalain, bahasa Arab ditujukan sebagai hukum dalam antara manusia. Dalam Zaad Al-Masiir disebutkan sebenarnya bahasa Arab dapat ditujukan untuk menjabarkan aturan yang wajib.

Masih tidak tergugahkah nurani Anda untuk mengkaji bahasa yang paling menyejukan dan disayangi oleh Allah?

Semoga Allah mudahkan buat memahami bahasa Arab. Ihrish ‘ala maa yanfa’uk, bersungguh-sungguhlah dalam hal yang kemaslahatan kepadamu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *