22Jun

Sel Tumbuhan dan Fungsi Juga Gambar Organel Sel

Sel Tumbuhan – Apa kalian tahu mengenai sel? Sel ialah unsur organisme terkecil yang dapat melakukan fungsi hidup dengan mandiri atau dengan replikasi membelah diri. Selain fungsi diatas, sel sebagai salah satu bagian tubuh sel juga dapat dimanfaatkan untuk mengelompokkan organisme unisel ataupun multisel.

Mungkin itu sedikit ulasan mengenai pengertian sel dalam makhluk hidup. Akan tetapi, setiap makhluk hidup, seperti halnya hewan, tumbuhan dan manusia tentunya mempunyai struktur sel yang berlainan. Nah, untuk itu pada artikel kali ini admin akan menyinggung tentang sel tumbuhan dan akan sedikit mendalami mengenai kesamaan dan perbedaan antara sel tumbuhan dan hewan.

Pengertian Sel Tumbuhan

Organisme Unisel merupakan suatu makhluk hidup yang tubuhnya hanya terbentuk oleh satu sel. Sekalipun hanya terbentuk dari satu sel, organisme unisel seperti bakteri, Protista dan jamur tetap dapat menjalankan fungsi kehidupannya dengan baik. Selain itu organisme unisel memiliki beberapa ciri khas pada makhluk hidup semacam makan, bernafas dan berkembang biak.

Sementara contoh organisme multisel atau bersel banyak sebagaimana hewan dan tumbuhan . Setiap sel penyusun tubuh organisme itu memiliki wujud dan manfaat sendiri-sendiri. Dan hal itulah yang menggambarkan fungsi sel sebagai unit fungsional dan structural pada kehidupan.

Pada tubuh makhluk yang tercipta dari beragam sel, sel-sel tersebut mempunyai wujud yang serupa kemudian berkumpul membentuk suatu hubungan guna menjalankan peran khusus. Kemudian, saat satu kelompok bergabung dengan jaringan yang lainnya, maka tersusunlah sebuah organ baru. Setiap organ yang menyatu akan menyusun sebuah system organ, misalnya system transportasi, system saraf dan sistem yang lainnya.

Karena sebab itu sel tumbuhan juga biasa disebut sebagai komponen terkecil dalam organ tumbuhan. Pada umumnya sel tumbuhan dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu, bagian utama yang terdiri dari sel atau selaput sel, sitoplasma dan organel-oeganel sel lainnya.

Setiap organel-organel tumbuhan memiliki fungsi sendiri-sendiri. Akan tetapi setiap organel-organel tersebut mempunyai aturan yang bisa membentuk suatu kesatuan sel dengan suatu aturan yang teratur.

Fungsi Sel Tumbuhan

Secara umum sel tumbuhan dibagi menjadi tiga bagian, yaitu sel parekim, kolenkim dan sklerenkim. Karena berbeda, tentunya setiap sel mempunyai susunan dan manfaat yang berbeda pula ketika melakukan peran kehidupannya secara keseluruhan. Setiap sel itu kemudian bersatu untuk membentuk suatu hubungan.

Untuk lebih lengkapnya ikutilah beberapa pembahasan tentang fungsi dalam setiap macam sel yang ada pada tumbuhan.

Sel Parenkim

Sel parekim merupakan suatu sel yang mempunyai wujud segi enam dan menjadi sel pembentuk dalam jaringan parenkim pada tumbuhan. Ciri-ciri sel parenkim ialah diameter yang sama ke semua arah, memiliki dinding sel yang tipis dan memiliki rongga di dalam sel yang lumayan banyak. Sifat sel parenkim yakni basalis yang maksudnya posisi dari pokok sel berada dekat dengan bagian dalam.

Adapun peran dari balasis sendiri yaitu sebagai tempat menyimpan cadangan makanan yang bisa ditemukan pada vakuola. Cadangan makanan yang berada di vakuola pada umumnya berbentuk air atau larutan, tetapi terkadang berbentuk padat dan cair di bagian sitoplasma.

Sebuah jaringan yang tersusun oleh sel parenkim dapat berdiferensasi menjadi jaringan yang baru sehingga hal tersebut biasa dikenal dengan jaringan dasar.

Sel kolenkim

Seperti namanya, sel kolenkim merupakan suatu sel yang memiliki peran sebagai pembentuk kelenkim pada tumbuhan. Biasanya sel kolenkim memiliki beberapa karakteristik diantaranya memiliki wujud segi enam, terlihat memanjangan saat diiris dengan membujur dan memiliki dinding sel yang tebal disebabkan oleh selulosa dan pectin.

Karena mempunyai dinding sel yang tebal, jaringan kolenkim juga biasa dikenal dengan jaringan penyokong. Meski ketebalan dinding kolenkin tidak rata secara keseluruhan, namun sel kolenkim dapat menyusun sistem jaringan kolenkim yang lebih kokoh.

Selain itu, salah satu manfaat sel kolenkim yang lain yaitu menjadikan tumbuhan menjadi lebih lentur sehingga tidak akan patah saat disapu hembusan angin. Jaringan yang terbentuk dari sel korenkin yaitu diferensasi dari jaringan parenkim.

Sel Sklerenkim

Sel seklerenkim merupakan sel pembentuk jaringan yang mengalami penebalan dinding sekunder yang berwujud lignin. Berdasarkan karakteristik dan penyusunnya jaringan sklerenkim dibagi menjadi dua bagian yaitu sklereid dan serabut. Perbedaan antara kedua bagian ini mencakup beberapa hal, seperti bantuk, asal dan perkembangan sel-nya.

Pertama, skeleren yang berwujud sebagai sel mempunyai ciri-ciri, berwujud bulat dan dinding sel yang mengalami penebalan. Beberapa tumbuhan skeleren mempunyai struktur sel yang bersifat padat, akan tetapi pada bagian dalamnya terbentuk dari sebuah jaringan perenkim yang bersifat lunak. Sebuah contoh sel itu yaitu sebuah tempurung kelapa yang tersusun dari skleren yang telah mati.

Sementara untuk jenis serabut sendiri bisa dijumpai dengan gampang pada berbagai spesies tanaman. Sel selabut skleren sendiri mempunyai beberapa ciri khas semisal memiliki wujud memanjang, memiliki ujung yang lancip, dinding sel yang tebal dan menyambung antara sel satu dengan sel yang lainnya.

Sebuah jaringan yang terbentuk dari sel sklerenkim temasuk pada jaringan penopang karena memiliki lignin yang memiliki fungsi sebagai lapisan dinding sekunder. Oleh karena itu jaringan itu berfungsi sebagai penguat batang tumbuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *