04Nov

Taukah Anda Kalau Ramai Orang Mulai Mengetahui Bahasa Nabi

Mengapa mesti menggali ilmu bahasa Arab? Apa keistimewaannya?

Walau kamu bukan keturunan Arab, tetapi kegunaannya sangat banyak apabila kita bersedia menimba ilmu bahasa Arab.

Ini beberapa pertimbangan kenapa kamu wajib luangkan pikiran demi belajar bahasa Arab.

Satu:

Kelebihan bahasa Arab amatlah nyata karena bahasa Arab yaitu bahasa Al-Qur’an Al-Karim. Cukup alasan berikut yang jadi alasan kuat mengapa kita harus mengkaji bahasa Arab. Keutamaan bahasa Arab disebutkan di ayat Al-Qur’an bersumber dari sepuluh tempat, seperti halnya pada ayat,

وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّاسِ فِي هَذَا الْقُرْآنِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ . قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“Sesungguhnya telah Kami buatkan bagi manusia dalam Al Quran ini setiap macam perumpamaan supaya mereka dapat pelajaran. (Ialah) Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 27-28)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan,

اللِّسَانُ العَرَبِي شِعَارُ الإِسْلاَمِ وَأَهْلِهِ

“Bahasa Arab adalah syi’ar Islam dan syi’ar kaum muslimin.” Disebutkan dalam Iqtidha’ Shirath Al-Mustaqim

Dua:

Dengan menuntut ilmu bahasa Arab begitu mudah waktu mengingat, memahami, mengajarkan bersama mendakwahkan ajaran Al-Qur’an. Dengan modal bahasa Arab akan gampang juga serta menguasai hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengingat menjelaskan serta mengamalkannya.

Ketiga:

Orang yang mengerti bahasa Arab, terkhusus mahir kaedah-kaedah isi pemahaman nahwu akan semakin ringan mendalami Islam daripada yang tidak menimba ilmu sama sekali. Terutama jika amanah seseorang selaku penyampai ajaran islam, menjadi seorang da’i, kyai atau ustadz, pasti lebih bertujuan mengkaji supaya mudah mengajarkan pemahaman agama yang benar terhadap orang umum.

Keempat:

Masyarakat yang paham bahasa Arab akan mudah menggali pengetahuan bersumber ustadz secara pribadi maupun membaca berbagai kreasi ulama yang sangat umum tersebar hingga sekarang ini. Meskipun yang enggak mahir bahasa Arab cuma sanggup menggantungkan kitab arti serta itu sifatnya terbatas.

Poin Kelima:

Bahasa Arab itu bahasa yang sejuk bahkan juga cenderung menenangkan nurani, serta menenangkan rohani.

Ibnu Katsir ketika menerangkan surat Yusuf ayat kedua menyampaikan,

لأن لغة العرب أفصح اللغات وأبينها وأوسعها، وأكثرها تأدية للمعاني التي تقوم بالنفوس

“Karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, paling jelas, paling luas (kosakatanya), dan paling banyak mengandung makna yang menentramkan jiwa.”

Enam:

Bahasa Arab adalah bahasa yang amat mulia.

Ibnu Katsir rahimahullah pun menyatakan,

فلهذا أنزلَ أشرف الكتب بأشرف اللغات، على أشرف الرسل، بسفارة أشرف الملائكة، وكان ذلك في أشرف بقاع الأرض، وابتدئ إنزاله في أشرف شهور السنة وهو رمضان، فكمل من كل الوجوه

“Karena Al-Qur’an adalah kitab yang paling mulia, diturunkan dengan bahasa yang paling mulia, diajarkan pada Rasul yang paling mulia, disampaikan oleh malaikat yang paling mulia, diturunkan di tempat yang paling mulia di muka bumi, diturunkan pula di bulan yang mulia yaitu bulan Ramadhan. Dari berbagai sisi itu, kita bisa menilai bagaimanakah mulianya kitab suci Al-Qur’an.”

Oleh karena itu Allah menyatakan tentang bahasa Arab,

إِنَّا أَنزلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” (QS. Yusuf: 2)

Ketujuh:

Bahasa Arab adalah bahasa yang banar, mudah dipahami juga gampang ditujukan sebagai sanksi bagi manusia.

Allah memberitahukan sendiri,

قُرْآَنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

“(Ialah) Al-Qur’an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 28)

Di ayat berbeda dijabarkan,

وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ (192) نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ (193) عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ (194) بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ (195)

“Dan sesungguhnya Al Quran ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas.” (QS. Asy-Syu’ara: 192-195). Sebagaimana disebutkan dalam Zaad Al-Masiir karya Ibnul Jauzi, Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab yaitu bahasanya orang Quraisy yang setiap orang mudah memahaminya.

Serta dalam ayat berbeda dijelaskan,

وَكَذَلِكَ أَنْزَلْنَاهُ حُكْمًا عَرَبِيًّا

“Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab.” (QS. Ar-Ra’du: 37).

Diterangkan di Tafsir Al-Jalalain, bahasa Arab diperuntukkan sebagai sanksi dalam sela-sela manusia. Isi kandungan Zaad Al-Masiir disebutkan sesungguhnya bahasa Arab bisa digunakan buat menjabarkan hukum-hukum yang tetap.

Masih belum tergugahkah jiwa Anda bermaksud mengkaji bahasa yang amat sejuk juga disayangi oleh Allah?

Mudah-mudahan Allah ringankan buat memahami bahasa Arab. Ihrish ‘ala maa yanfa’uk, berantusiaslah dalam perkara yang manfaat buatmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *